GOSIPGARUT.ID — Agus Ismail kembali dipercaya memimpin Federasi Akuatik Kabupaten Garut untuk masa bakti 2026–2030. Penetapan ini dihasilkan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang dihadiri oleh 23 pengurus perkumpulan dan klub akuatik se-Kabupaten Garut di kawasan Cipanas, Garut, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Terpilihnya kembali Agus—yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut—mempertegas dukungan penuh insan akuatik daerah terhadap kepemimpinannya. Muscab ini menjadi pijakan strategis untuk menentukan arah organisasi serta merancang pembinaan cabang olahraga renang dan akuatik lainnya selama empat tahun ke depan.
Dalam keterangannya usai terpilih, Agus menegaskan bahwa mandat tersebut bukan sekadar posisi formal, melainkan amanah besar yang menuntut program kerja nyata. Ia menyoroti pentingnya peran klub sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Kepercayaan ini tentu menjadi amanah yang harus saya emban. Mudah-mudahan keputusan Muscab ini menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan olahraga akuatik Kabupaten Garut agar prestasinya semakin baik,” kata Agus.
Pria yang akrab disapa Agis ini menambahkan, fokus utama kepengurusan periode baru adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor. Selain mengapresiasi kontribusi seluruh klub, ia menggarisbawahi pentingnya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya dalam penyediaan fasilitas latih yang memadai bagi para atlet.
Mengenai target prestasi, kepengurusan baru tidak hanya membidik level regional dan nasional, tetapi juga menyiapkan peta jalan menuju panggung global. “Target kami tidak hanya mempertahankan prestasi di tingkat Jawa Barat dan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi atlet Garut untuk menembus kompetisi internasional,” ujar Agus.
Keputusan Muscab ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Garut. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menilai terpilihnya kembali Agus Ismail mencerminkan soliditas serta tingginya tingkat kepercayaan dari komunitas akuatik di Garut.
“Terpilihnya kembali Pak Agus tentu menjadi sesuatu yang positif. Artinya, beliau masih mendapatkan kepercayaan dari klub dan perkumpulan yang ada. Kami berharap pembinaan atlet ke depan semakin kuat dan prestasi akuatik Garut terus meningkat,” tutur Asep.
Dukungan juga mengalir dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut serta panitia pelaksana yang mengawal proses Muscab hingga berjalan lancar dan demokratis.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2030, Federasi Akuatik Garut dihadapkan pada tantangan untuk menyelaraskan peran organisasi, pemerintah daerah, pelatih, dan klub. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah akuatik internasional. (Yuyus)



.png)









