Berita

Menanti “Dirigen” Birokrasi Baru Garut, Seleksi Sekda Dibuka Juli 2026 Secara Terbuka

×

Menanti “Dirigen” Birokrasi Baru Garut, Seleksi Sekda Dibuka Juli 2026 Secara Terbuka

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI -- Jabatan Sekda.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersiap memasuki fase penting dalam regenerasi kepemimpinan birokrasi. Seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) dijadwalkan mulai dibuka pada Juli 2026 melalui mekanisme terbuka (open bidding), seiring akan berakhirnya masa jabatan Sekda saat ini, Nurdin Yana, pada Oktober mendatang.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memastikan proses seleksi akan diawali dengan pembentukan panitia seleksi (pansel) dalam waktu dekat. Pansel tersebut akan bertugas memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip sistem merit.

“Bulan depan kita bentuk panselnya. Setelah itu proses seleksi akan kita buka secara terbuka,” ujar Syakur.

Baca Juga:   Dua Politisi Partai Golkar Asal Garut Dukung Kegiatan Rutinitas Tahunan Ponpes Darusalam

Berbeda dari pengisian jabatan sebelumnya yang cenderung mengandalkan kandidat internal, kali ini Pemkab Garut membuka peluang lebih luas. ASN dari luar daerah diperbolehkan mengikuti seleksi, selama memenuhi syarat yang ditetapkan.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkaya pilihan kandidat sekaligus menghadirkan perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.

“Karena ini open bidding, tentu terbuka. Tidak menutup kemungkinan dari luar daerah juga bisa ikut,” kata Syakur.

Baca Juga:   Polisi Terjunkan Tim Paralayang dan Paramotor untuk Bantu Urai Kemacetan di Jalur Selatan

Di sisi lain, keterbatasan kandidat internal menjadi salah satu pertimbangan. Syakur mengungkapkan, meskipun terdapat sejumlah pejabat yang dinilai layak, sebagian di antaranya terkendala faktor usia sesuai regulasi.

“Secara kapasitas ada, tetapi memang ada yang terkendala usia. Maka opsi seleksi terbuka menjadi relevan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar proses administratif, seleksi Sekda kali ini dipandang sebagai upaya mencari “dirigen” baru birokrasi Garut—figur yang tidak hanya kuat secara manajerial, tetapi juga mampu mengorkestrasi kinerja organisasi perangkat daerah di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Baca Juga:   BRIN Puji Lompatan Daya Saing Garut, Dorong Perluasan Inovasi hingga Sektor Energi

Dengan skema terbuka, publik menaruh harapan agar Pemkab Garut mampu menjaring sosok terbaik yang berintegritas, profesional, dan adaptif dalam mendorong reformasi birokrasi serta peningkatan pelayanan publik. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *