GOSIPGARUT.ID — Seorang mahasiswa berinisial AR (19) mengalami kecelakaan tertemper Kereta Api Commuter Line jurusan Garut–Purwakarta di wilayah Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat (23/1/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB di Kampung Cibodas RT 03 RW 07, Desa Keresek.
Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula saat korban yang merupakan warga Kecamatan Cibatu diduga hendak menyeberang rel kereta api. Korban sempat berdiri di samping rel pada Kilometer 0/6 petak jalan Pasir Jengkol–Cibatu. Namun, jarak yang terlalu dekat dengan rel diduga membuat tubuhnya tertemper rangkaian KA Commuter Line yang saat itu melintas.
Kereta tersebut diketahui dikemudikan oleh masinis bernama Deden (45), warga Bandung. Akibat benturan keras, korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek di kepala bagian kanan hingga harus mendapat tujuh jahitan, lebam di kepala bagian kiri, pendarahan dari telinga, luka lecet pada kedua kaki, serta luka sobek di pergelangan kaki kanan yang mendapat dua jahitan.
Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Cibatu untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Cibatu, Amirudin Latif, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero).
“Kami melakukan pengecekan di lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian,” ujar Amirudin.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api. Warga juga diminta mematuhi seluruh aturan keselamatan perkeretaapian demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa. ***



.png)











