Kesehatan

Program Gizi Masuk Sukamaju, 2.700 Ibu dan Anak Jadi Sasaran: Fondasi Generasi Emas Mulai Dibangun

×

Program Gizi Masuk Sukamaju, 2.700 Ibu dan Anak Jadi Sasaran: Fondasi Generasi Emas Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini
Program gizi masuk Sukamaju, 2.700 ibu dan anak jadi sasaran.

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah terus memperkuat upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program strategis pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia sekolah. Program ini kini mulai diterapkan di wilayah Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, setelah sebelumnya diimplementasikan di sejumlah daerah lain. Kehadiran program tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam membangun dasar generasi emas Indonesia di masa depan.

Perwakilan pelaksana program, Zahra Nur Amira, mengatakan bahwa tujuan utama pelaksanaan di Sukamaju adalah memperluas jangkauan layanan gizi ke wilayah yang sebelumnya belum memiliki Sistem Penyediaan Pangan dan Distribusi (SPPD) untuk penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah. Dengan kehadiran fasilitas tersebut, sekolah di Sukamaju dan sekitarnya kini dapat terlayani standar penyediaan makanan bergizi secara optimal.

“Program ini sangat strategis dan penting untuk mempersiapkan generasi emas. Semua harus dimulai dari pola makan yang benar, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak sekolah. Karena itu kami hadir di Sukamaju untuk memastikan layanan ini dapat dirasakan oleh seluruh penerima manfaat,” kata Zahra, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga:   BGN Kawal Ketat Program Gizi di Jawa Barat, Kepala Dapur Jadi Garda Terdepan

Pelayanan gizi dalam program ini dijadwalkan mulai berjalan pada Selasa mendatang. Untuk memastikan standar kualitas terjaga, seluruh koki yang terlibat telah dibekali sertifikasi resmi dari BNSP. Proses mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengolahan dan distribusi makanan diwajibkan mengikuti SOP ketat. Para pemasok bahan juga harus memenuhi standar keamanan pangan.

“Kami pastikan semua sesuai SOP agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses masak, hingga distribusi—semua diawasi dengan ketat,” tambah Zahra.

Baca Juga:   Ibu dan Dua Anaknya di Garut Curi Emas Majikan Karena Terjerat Utang Bank Emok

Program ini menargetkan lebih dari 2.700 penerima manfaat, terdiri dari: 2.200 anak sekolah di SD Negeri Sukamaju 1, 2, 3, 4; SD Mekarsari; dan SD Sukamurni; serta 500 balita penerima layanan gizi khusus.

Selain memberikan dampak pada peningkatan kesehatan masyarakat, implementasi program juga membuka peluang ekonomi di wilayah setempat. Sekitar 40–45 tenaga kerja lokal ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan harian.

Dalam kegiatan sosialisasi yang turut dihadiri para tokoh pendidikan, pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah yang menerima kehadiran program dengan antusias. Menurut Zahra, banyak sekolah telah menantikan program tersebut sejak Juli lalu.

Baca Juga:   Pemerintah Siapkan Dana Besar Revitalisasi Sekolah di Garut, 156 Satuan Pendidikan Jadi Sasaran

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan dukungan semua pihak, khususnya para kepala sekolah. Program ini adalah kebutuhan mendesak yang telah dinantikan sejak lama,” ucapnya.

Untuk memastikan keamanan pangan, fasilitas pendukung seperti kelayakan air untuk pengolahan makanan telah diuji melalui pemeriksaan laboratorium dan dinyatakan aman digunakan.

Dengan kesiapan sarana, SDM, dan kolaborasi lintas pihak, program strategis peningkatan gizi ini diharapkan dapat menekan risiko gizi buruk, meningkatkan kesehatan anak, dan memperkuat fondasi pembangunan manusia di masa depan. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas cakupan program ke lebih banyak daerah sebagai langkah menuju Generasi Emas Indonesia 2045. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *