GOSIPGARUT.ID — Jajaran Polsek Cikelet menyalurkan bantuan paket sembako kepada Ade Muksin, warga Kampung Cijengkol, Desa Linggamanik, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, yang rumahnya hangus terbakar pada Jumat malam, 15 Agustus 2025.
Kapolsek Cikelet Iptu Aktas Siregar mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di rumah panggung berukuran 20 meter persegi. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp21 juta,” ujar Aktas, Sabtu, 16 Agustus 2025.
Rumah panggung milik Ade Muksin ludes dilalap api. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, api diduga berasal dari tungku masak yang belum sepenuhnya padam. Percikan api menyambar dinding kayu dan bambu, lalu cepat menjalar hingga melahap seluruh bangunan.
Begitu menerima laporan warga, polisi bersama aparatur desa segera mendatangi lokasi. Mereka membantu proses pemadaman, melakukan pendataan kerugian, serta menenangkan korban. “Kami berikan bantuan sembako agar sedikit meringankan beban korban,” kata Kapolsek.
Selain itu, Polsek Cikelet juga mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama di rumah dengan konstruksi kayu. “Pastikan tungku, lilin, atau sumber api lainnya benar-benar padam sebelum ditinggalkan,” ucap Aktas.
Peristiwa kebakaran rumah panggung semacam ini memang bukan yang pertama di wilayah selatan Garut. Minimnya sarana pemadam kebakaran di pelosok kerap membuat api cepat membesar sebelum bantuan datang. Warga pun masih mengandalkan gotong royong dan inisiatif aparat setempat untuk mengatasi musibah semacam ini. ***



.png)















