GOSIPGARUT.ID — Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut menyerahkan bantuan kepada 20 orang petani yang mengalami gagal panen akibat bencana pergerakan tanah dan banjir di Kecamatan Garut Kota. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Garut Kota, Kamis (10/7/2025).
Sekretaris Dinas Pertanian, Dyah Savitri, menyampaikan bahwa bantuan itu diberikan kepada 20 petani di Kecamatan Garut Kota yang lahan pertaniannya mengalami puso atau gagal panen akibat bencana yang melanda sekitar lima kelurahan.
“Dinas Pertanian terus berkomitmen untuk membantu para petani agar bisa melaksanakan budidaya pertanian dengan sebaik-baiknya agar bisa terus juga menjaga kelangsungan ketahanan pangan dan juga pembangunan perekonomian di pedesaan yang memang secara dominannya adalah para petani,” ujarnya.
Dyah berharap bantuan tanggap darurat bencana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Garut terhadap petani atau masyarakat pertanian, khususnya di Kecamatan Garut Kota.
Sementara itu, Camat Garut Kota, Rena Sudrajat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dinas Pertanian. Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Garut Kota sempat dilanda bencana banjir dan longsor yang mengakibatkan beberapa lahan sawah padi terendam.
“Alhamdulillah hari ini, masyarakat kami mendapatkan bantuan untuk para petani seluas kurang lebih 2,3 hektare yang tersebar di 5 kelurahan,” kata Rena.
Ia berharap bantuan ini dapat membantu para petani yang sebelumnya gagal panen, sehingga tidak terjadi kerawanan pangan di wilayah Kecamatan Garut Kota, terutama di area yang terdampak banjir dan longsor.
Salah seorang petani yang mendapatkan bantuan, Agus Permana dari Kelurahan Sukamenteri, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Garut yang telah memberikan bantuan. Ia menuturkan, bahwa dirinya sangat merasa terbantu dengan adanya bantuan ini setelah 150 tumbak sawah miliknya gagal panen karena diterjang banjir.
Agus berharap, ke depannya Dinas Pertanian bisa terus berkoordinasi dan bersinergi dengan para petani di Kabupaten Garut.
“Nya kanggo ka payunna teras koordinasi sareng para petani, dina hama na, dina kejadian banjirna, koordinasi teras sareng kontrol sareng ketua pertanian setempat (ya untuk ke depannya terus berkoordinasi dengan petani, mulai dari hamanya, dari kejadian banjirnya, koordinasi dengan Ketua BPP setempat),” ucapnya. (Nindi N)



.png)















