Budaya

Respon Imbauan Melawan Hoax, di Garut Diselenggarakan Lomba Da’i Milenial

×

Respon Imbauan Melawan Hoax, di Garut Diselenggarakan Lomba Da’i Milenial

Sebarkan artikel ini
Saat berlangsung pembukaan Lomba Da'i Milenial. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Penyebaran hoax atau kabar bohong bahkan fitnah menjelang Pilpres 2019 sudah berada pada kondisi yang mengkhawatirkan dan sangat memprihatinkan.

Hoax dan fitnah tersebut bisa dan sudah menimbulkan kebencian, saling curiga, bahkan bisa berujung pada tindak kekerasan dan benturan fisik di masyarakat.

Presiden Jokowi menyatakan dalam berbagai kesempatan, dengan mengajak masyarakat untuk melawan hoax yang menjadi sumber terjadinya keresahan dan pertentangan di masyarakat.

Merespon imbauan presiden itu, gerakan alumni ITB dukung Jokowi KH. Ma’ruf Amin bekerjasama dengan Pesantren Urug Aljihadiyyah Garut menyelenggarakan Lomba Orasi Da’i Milenial dan Generasi Z. Kegiatan tersebut bertema “Damai dan Toleran dalam Mewujudkan Islam Rahmatan Lil’Alamin dan Indonesia Maju”.

Ketua panitia yang juga merupakan Ketua Gerakan Alumni ITB Dukung Jokowi KH. Ma’ruf Amin, Utju Suiatna menyatakan, kegiatan tersebut sesuai dengan komitmen dari komunitasnya untuk turut memenangkan pasangan calon nomor 01, Joko Widodo (Jokowi) — KH. Ma’ruf Amin, dengan cara-cara yang bermartabat dan mencerdaskan.

Para juara dalam Lomba Da’i Milenial. (Foto: Istimewa)

“Islam adalah rahmatan lil’alamin, rahmat bagi sekalian alam. Umat muslim sejatinya adalah umat yang penuh dengan rahman dan rahim, kasih sayang. Setidaknya minimal 17 kali kaum muslimin melafalkan bismilahirrahmanirrahim yaitu dalam 17 rakaat shalat fardhunya, dengan menyebut asma Allah yang Maha Rahman dan Maha Rahim,” kata Utju dalam sambutan pembukaan Lomba Orasi Da’i Milenial dan Gen. Z.
Baca Juga:   SDN Sukasono 3 Diproyeksikan Jadi Sekolah Percontohan Ber-Standar AKB

Ia menambahkan, hal itu seharusnya yang pertamakali diwujudkan dalam amal perbuatan. Namun yang terjadi adalah asma Allah diteriakkan, asma Allah diserukan yang diikuti dengan perilaku memalukan, dengan menunjukkan arogansi, mengucapkan kebohongan, mencaci maki, membangkitkan amarah serta emosi bahkan dengan mengajak melakukan tindakan-tindakan anarkis.

“Sangat mengkhawatirkan bahwa hoax dan fitnah ini justru banyak dibalut dengan kemasan keagamaan khususnya agama Islam dan menyebar melalui lisan serta tangan oknum penceramah,” tandas Utju.

Baca Juga:   SMK Mekarmukti Terima Tenaga Kependidikan Berusia Maksimal 30 Tahun

Ia berharap lomba ini dapat mensosialisasikan dan menularkan semangat berceramah yang menyejukkan dan menyambungkan silaturahim.

“Pesan yang ingin disampaikan dari lomba ini adalah para Da’i Milenial dan Generasi Z Menyuarakan Kesejukan dan Kedamaian dari Garut untuk merespon situasi yang semakin menghangat di masyarakat menjelang pelaksanaan Pilpres 17 April 2019,” ujar Utju.

Ia menerangkan, proses lomba ini diawali dengan pendaftaran yang diikuti pendaftar dari beberapa kota di Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Dilanjutkan dengan seleksi dari data dan jawaban para pendaftar terhadap beberapa pertanyaan yang disampaikan pada formulir pendaftaran.

Dari proses seleksi tersebut, tambah Utju, kemudian diputuskan sebanyak 12 orang sebagai semifinalis yang berasal dari Jakarta Selatan, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Garut.

Baca Juga:   Parmusi Minta Bupati Garut Jadikan Hari Jumat Sebagai "Hari Wajib Jilbab"

“Para semifinalis ini selanjutnya mengikuti audisi yang dilaksanakan pada hari Sabtu 6 April 2019. Dari hasil audisi tersebut dipilih tiga orang sebagai finalis yang berkompetisi untuk memperebutkan posisi sebagai yang terbaik,” ujarnya.

Pada puncak acara, yaitu final yang dilaksanakan pada Minggu 7 April 2019 di Pesantren Urug Aljihadiyyah Kampung Urug, Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Terpilih sebagai juara I adalah Muhammad Mukhtar Arif (Kota Bandung), juara II Muhammad Muiz Mufti’ali (Kabupaten Garut), dan juara III Muhammad Iqbal Mubarok (Kabupaten Bandung Barat). (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *