Politik

Ngobrol Pemilu Ala KIPP Garut: Melawan Hoax dan Nertralitas ASN

×

Ngobrol Pemilu Ala KIPP Garut: Melawan Hoax dan Nertralitas ASN

Sebarkan artikel ini
Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP)

GOSIPGARUT.ID — Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Garut, menggelar kegiatan Ngobrol Pemilu (Ngopi) tentang ‘Melawan Hoax, ASN harus netral menjelang pemilu 2019’, di Nyaneut Tea Shop, Jumat lalu (22/3/2019).

Dalam kegiatan tersebut, KIPP Garut menghadirkan beberapa narasumber yang terdiri dari ketua KPU Garut Junaidin Basri, Komisioner Bawaslu Garut Asep Burhanudin dan Kapolres Kabupatan Garut AKP Budi Satria Wiguna.

Ketua KIPP Garut, Adam Darussalam menerangkan, kegiatan tersebut dilaksanakan karena salah satu problem yang kerap mewarnai pesta demokrasi yaitu mengenai maraknya isu ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pesta demokrasi, termasuk pada pemilu tahun ini yang diselenggarakan pada 17 April 2019.

Baca Juga:   Ketua KPU: Pemilih di Garut Didominasi Usia di Bawah 40 Tahun

“Maka dari itu, KIPP Garut terdorong menyelenggarakan kegiatan ngobrol pemilu membahas tentang hoax dan netralitas ASN,” kata Adam.

Ia mengatakan, banyak masukan yang ditujukan kepada penyelengara Pemilu, yakni Bawaslu, KPU maupun kepolisian agar kedepannya lebih bersikap profesional dan mengedepankan netralitasnya. Sehingga Pemilu dapat berjalan sesuai yang diharapkan yaitu damai dan berintegritas.

Baca Juga:   Bawaslu Garut Gelar Musyawarah yang Membahas Permohonan Calon Bupati Perseorangan

“Alhamdulillah meskipun dengan keterbatasan personil, kita (KIPP Garut) langsug tancap gas melakukan konsolidasi pengurus dan mempersiapkan beberapa agenda kegiatan disamping melakukan pemantauan pemilu,” ujar Adam.

Ia berharap, melalui Ngobrol Pemilu yang dilaksanakan KIPP Garut dapat menyamakan persepsi tentang bagaimana batasan keterlibatan Hoax dan ASN dalam Pemilu. (Rmol/Fj)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *