GOSIPGARUT.ID — Seorang pencari sarang tawon, warga Kampung Rahong, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang hilang lima hari lalu saat mencari sarang tawon (madu) di sebuah tempat yang tak jauh dari tempat tinggalnya ditemukan tim SAR, Kamis (18/5/2023).
Sang pencari sarang tawon bernama Rudi (51) itu saat ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuhnya tanpa dibaluti baju alias telanjang, serta posisi badannya terapung di atas air serta sebagian badannya lagi tersangkut pada bebatuan.
Kapolsek Cisewu AKP Riyanto menjelaskan, tubuh Rudi ditemukan terapung tanpa busana di aliran sungai Cikawung, tepatnya di Kampung Datarnangka, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu. Penemuan jasad Rudi itu berlangsung sekira pukul 10:30 WIB setelah lima hari dilakukan pencarian.
“Setelah lima hari tim SAR melakukan pencarian akhirnya korban ditemukan pada Kamis siang dalam keadan meninggal dunia,” terang Riyanto seraya menambahkan, tim SAR yang terlibat pada proses pencarian Rudi terdiri dari Basarnas, BPBD Garut, Polsek dan Koramil 1123 Cisewu, Sat Pol PP Cisewu, serta perangkat Desa Girimukti.
Riyanto memaparkan, pada Sabtu (12 Mei 2023) korba berangkat dari rumah untuk mencari sarang tawon (madu). Akan tetapi sampai malam Rudi tidak pulang ke rumahnya. Mengetahui hal itu warga pun melapor ke Polsek Cisewu.
“Keesokan harinya tim SAR dibantu warga Desa Girimukti melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Cikawung. Dan Alhamdulillah, setelah lima hari dicari akhirnya korban ditemukan,” ucapnya.
Setelah ditemukan, kata Riyanto, korban segera dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Di mana hasil pemeriksaannya, tidak terdapat luka yang terindikasi akibat benda tajam maupun tumpul.
“Pihak keluarga keberatan untuk dilakukan otopsi. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan takdir dari Yang Maha Kuasa, hingga tak lama kemudian pihak keluarga pun melakukan pemakaman jasad korban,” tutup Kapolsek. ***



.png)















