Berita

Kapolres Garut Akan Sikat Preman yang Bikin Onar dan Meresahkan Masyarakat

×

Kapolres Garut Akan Sikat Preman yang Bikin Onar dan Meresahkan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro. (Foto: Polres Garut)

GOSIPGARUT.ID — Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro memberikan peringatan kepada para preman kampung untuk tidak berbuat onar mengganggu wisatawan yang datang ke Kabupaten Garut.

Kabupaten Garut, menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang sering di kunjungi wisatawan dari berbagai daerah terutama saat libur Lebaran.

“Untuk preman, saya berpesan jangan berani main-main di Garut. Segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat, selama saya menjabat di sini saya sikat,” kata Rio, Senin (24/4/2023).

Kapolres mengatakan, polisi sudah memetakan ancaman premanisme di Kabupaten Garut, yang sering muncul menjelang Lebaran dan musim liburan.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siap Relokasi Rumah Warga Sukamaju yang Ditimpa Longsor

Menurutnya, ada beberapa aksi premanisme yang kerap muncul di Garut. Seperti adanya pungli di pantai Garut Selatan, hingga aksi cuci mobil dengan tarif yang tak masuk akal di kawasan wisata di Cipanas.

“Sudah kita petakan. Seperti di Santolo, misalnya. Sering ada preman-preman yang bikin onar ketika libur Lebaran. Seperti itu yang akan kita sikat, tidak ada ampun,” kata Rio.

Baca Juga:   AKP Sulman Bukan Pembangkang, Malah Selamatkan Kredibilitas Polri

Ia menyampaikan, polisi tak segan untuk menindak tegas para preman yang mengganggu wisatawan. Polisi juga berkomitmen untuk memproses hukum para preman tersebut. “Mau kabur, sembunyi kemana pun kita cari sampai dapat,” ujar Rio.

Polres Garut menerjunkan personel khusus dari Tim Sancang dan Tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Lebaran.

Tim Sancang dikerahkan untuk memburu pelaku kejahatan dan memberantas aksi premanisme yang berpotensi terjadi di berbagai daerah di Garut.

Baca Juga:   Tanggulangi Kemiskinan, Pemkab Garut Lindungi 15 Ribu Pekerja Rentan dengan Program BPJS

“Kalau UPRC kita terjunkan untuk melakukan patroli, imbauan, kemudian memantau rumah warga yang di tinggal mudik,” kata Kapolres.

Sementara untuk pengamanan di jalur mudik dan lokasi wisata, Polres Garut menerima bantuan sebanyak 80 personel Brimob dari Polda Jawa Barat. Mereka ditugaskan untuk mengawal keamanan di daerah-daerah rawan kejahatan dan konflik. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *