GOSIPGARUT.ID — Produksi sampah yang dihasilkan Kabupaten Garut menjelang Idul Fitri 1444 H mengalami kenaikan dua kali lipat dari hari-hari sebelumnya.
Dengan kenaikan itu, menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut — Jujun Juansyah, tentu menyebabkan pada peningkatan pelayanan pengangkutan sampah, di mana yang sebelumnya hanya dua rit kini bisa mencapai tiga rit dalam sehari.
“Setiap hari DLH Kabupaten Garut mengangkut 230 ton sampah dengan menurunkan 40 armada truk,” jelas dia, Jumat (14/4/2023).
Jujun menuturkan, dari sisi tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) hampir membludak. Yang biasanya apabila sore hari itu relatif tidak harus diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA), tapi sekarang selalu harus diangkut karena penuhnya TPS oleh sampah.
Menghadapi membludaknya sampah pada hari libur lebaran, Jujun menjelaskan, pihaknya akan lebih meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah. Selain itu, ia juga memastikan bahwa pihaknya sudah mendapatkan support empat armada pengangkut sampah yang bisa membantu dalam penanganan sampah.
Jujun mengimbau masyarakat untuk membuang sampah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, yaitu dari pukul 21.00 hingga puku 05.00 pagi, dengan catatan sampah sudah dikemas sehingga dapat memudahkan proses pengangkutan. Selain terlebih dahulu melakukan pemilahan dari sejak rumah tangga.
“Karena kalau misalkan tidak dipilah, kalau kita mau melakukan pemanfaatan ini juga cukup menyita waktu. Istilahnya itu kalau misalkan dipilah ini kan bisa dimanfaatkan juga. Yang anorganiknya bisa dijual, yang organiknya juga bisa dimanfaatkan,” pungkasnya. (Yan AS)



.png)











