Berita

Puluhan Orang Terdampak Akibat Banjir Bandang di Selaawi, Insfrastruktur Publik Rusak

×

Puluhan Orang Terdampak Akibat Banjir Bandang di Selaawi, Insfrastruktur Publik Rusak

Sebarkan artikel ini
Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Selaawi, Kamis (13/1/2022). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyebut puluhan orang terdampak akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Selaawi, pada Kamis (13/1/2022). Selain itu, terdapat sejumlah insfrastruktur publik yang mengalami kerusakan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Satria Budi, mengatakan, bencana itu diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Selaawi pada Kamis sejak pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB. Dampaknya, aliran Sungai Cikuya meluap ke permukiman warga.

“Air meluap besar pada pukul 16.00 WIB karena Sungai Cikuya tak bisa menampung air hujan,” kata dia, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga:   Cara Membuat Desain Menarik Untuk Website Travel dan Wisata

Satria menyebutkan, terdapat lima desa yang terdampak banjir bandang tersebut, yaitu Desa Putrajawa, Samida, Pelitaasih, Cirapuhan, dan Mekarsari. Namun di masing-masing desa itu yang terdampak tidak satu kampung.

Menurut dia, di satu desa, hanya terdapat beberapa rumah terdampak yang terdapat di pinggir sungai. Namun, air langsung surut setelah hujan reda.

Baca Juga:   Pj Bupati Garut Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Pihak Lain dalam Pengambilan Kebijakan

BPBD mencatat tak ada rumah yang sampai mengalami rusak berat. Kendati demikian, terdapat beberapa infrastuktur seperti jalan dan saluran irigasi yang rusak.

“Sementara rumah yang terdampak hasil asesmen itu ada sekitar 20 rumah. Hanya terdampak lumpur. Kami lagi asesmen lagi, terutama untuk insfrasktruktur, nanti kami akan penguatan lagi yang terdampak,” ujar Satria.

Baca Juga:   Pemkab Garut Usulkan UMK di Tahun 2020 Jadi Rp1,9 Juta

Selain banjir, pada Kamis kemarin, juga terjadi bencana tanah longsor di beberapa titik Kecamatan Selaawi. Namun kejadian longsor itu sudah dapat ditangani lantaran hanya merupakan longsoran kecil.

“Untuk jalan kabupaten yang tertutup longsor, itu masuknya Sumedang. Kami hanya membantu penanganannya. Sekarang masih dibersihkan dan sudah bisa dilalui,” kata dia. (ROL)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *