Wisata

Pemprov Jabar Ketatkan Pengawasan di Tempat Wisata, Termasuk Santolo dan Kamojang

×

Pemprov Jabar Ketatkan Pengawasan di Tempat Wisata, Termasuk Santolo dan Kamojang

Sebarkan artikel ini
Pantai Santolo, termasuk objek wisata menarik di Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) meningkatkan pengawasan di tempat wisata saat momentum libur Natal dan Tahun Baru 2022, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pengunjung secara acak.

“Jadi hal tersebut merupakan upaya antisipasi penyebaran Covid-19 dan mencegah lonjakan wisatawan saat libur Natal pada akhir pekan. Pengawasan tetap berlangsung hingga momen tahun baru,” ungkap Ketua Divisi Pariwisata, Telekomunikasi dan Transportasi Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik.

Menurut dia, ada banyak pihak yang dilibatkan dalam pengetatan pengawasan ini. Tim Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat disebar ke delapan wilayah yang menjadi lokasi primadona bagi masyarakat yang ingin berlibur saat musim liburan.

Baca Juga:   Masuk 50 Besar ADWI 2021, Desa Wisata Saung Ciburial Jadi Ikon Pariwisata Garut

Wilayah tersebut adalah Bandung Raya Lembang-Ciater, Cipanas-Kamojang-Santolo, Pangandaran, Palabuanratu, Bogor-Puncak-Cianjur, Cirebon-Kuningan, serta Ciwidey-Pangalengan.

Dedi sendiri memantau pelaksanaan pengawasan protokol kesehatan bersama Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Jabar M Syahduddi, Kogartap serta Kabid Destinasi Pariwisata di Taman Safari Bogor Jawa Barat.

“Kami memonitor kunjungan masyarakat ke daya tarik wisata untuk menekan penyebaran Covid-19 pada masa libur Natal dan Tahun Baru atau nataru,” ujar dia.

Baca Juga:   Dibuka untuk Umum Setiap Sabtu-Minggu, Gedung Pakuan Jadi Destinasi Wisata Edukasi Sejarah

Selain prootokol kesehatan, yang menjadi salah satu penekanan untuk pengelola wisata adalah pemberlakuan dan memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi sebagai screening awal kondisi kesehatan pengunjung.

Kemudian, pihaknya melakukan pengetesan antigen di beberapa titik destinasi. Tes antigen tersebut dibagi dalam dua, pertama dilakukan secara acak dan lainnya ditujukan untuk pengunjung yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi serta tidak bisa menunjukkan hasil vaksinasi.

Beberapa titik yang dipilih untuk pengetesan adalah Taman Safari dan Pantai Pangandaran. Dari ratusan tes, sejauh ini belum ada yang dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:   Pengunjung Pantai Santolo Keluhkan Maraknya Pungutan Parkir Liar

“Kalau soal protokol kesehatan memang sudah baik. Nah aplikasi PeduliLindungi dan pengetesan Covid-19 juga kami lakukan. Sejauh ini belum ada yang positif,” kata Dedi.

“Secara umum, kondisi pergerakan masyarakat masih cukup kondusif. Tapi, kami tetap akan melanjutkan pengawasan sampai nanti tahun baru,” tandasnya. (Oz)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Gusrajab
previous arrow
next arrow
[metaslider id="36580"]
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *