Berita

Bantuan Infrastruktur Pedesaan di Cisewu Separuhnya Ditelan Rabat Beton Jalan Desa

×

Bantuan Infrastruktur Pedesaan di Cisewu Separuhnya Ditelan Rabat Beton Jalan Desa

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, tengah melaksanakan pembangunan rabat beton jalan desa di Kampung Kiaragoong. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Bantuan Infrastruktur Pedesaan (IP) tahun 2021 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sudah dikucurkan ke sejumlah desa di Kabupaten Garut. Khusus untuk Desa/Kecamatan Cisewu, bantuan sebesar Rp130 juta tersebut separuhnya habis ditelan oleh pembiayaan pembangunan rabat beton jalan desa.

Kepala Desa Cisewu, Cecep Supriadi, mengatakan pembangunan rabat beton jalan desa di Kampung Kiaragoong itu menelan dana sebesar Rp63.400.000 yang diambil dari total dana bantuan IP sebesar Rp130 juta. Sedangkan yang Rp66.600.000 lagi digunakan untuk membiayai pos kegiatan lainnya.

“Untuk pembangunan rabat beton dana IP yang dipakai sebesar Rp63.400.000. Sementara separuhnya lagi digunakan untuk Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintah Desa (TPAPD), operasional posyandu, kuota internet untuk para Ketua RW, dan pembuatan bilboard,” jelas dia, Minggu (22/8/2021).

Baca Juga:   Desa Cisewu Dapat Penghargaan Evaluasi Perkembangan Desa 2019

Cecep menuturkan, dalam pelaksanaan pembangunan rabat beton sepanjang 265 meter dan lebar 1,5 meter itu melibatkan puluhan warga setempat. Tentunya tenaga dan keringat mereka tidaklah prodeo (gratis), melainkan dibayar oleh dana pembangunan rabat beton tersebut meski hanya 3/4 dari biaya hari orang kerja (HOK) biasa.

Kepala Desa Cisewu, Cecep Supriadi, sedang menunjukkan jalan yang sudah dirabat beton. (Foto: Istimewa)

“Tetapi tidak sedikit warga yang menyumbangkan tenaganya bagi pembangunan rabat beton itu. Mereka mau berswadaya demi pembangunan jalan,” tutur dia.

Baca Juga:   BLTDD Cisewu Kembali Dibagikan, Kini untuk Bulan Mei dan Juni

Menurut Cecep, kondisi jalan itu sebelumnya bebatuan (koral) dan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua (sepeda motor). Dengan dirabatbetonnya jalan tersebut, para pengendara sepeda motor jadi merasa nyaman, tidak lagi khawatir sepeda motor terperosok gegara jalan licin.

“Jalan ini pun menghubungkan antara Kampung Kiaragoong dengan batas Kabupaten Garut dan Cianjur. Saban harinya banyak warga dari wilayah Kabupaten Cianjur yang menggunakan jalan ini,” tutup dia. ***

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *