Kesehatan

305 Ribu Lansia di Garut, Baru 2 Persennya yang Sudah Divaksin Covid-19

×

305 Ribu Lansia di Garut, Baru 2 Persennya yang Sudah Divaksin Covid-19

Sebarkan artikel ini
Vaksinasi lansia etnis Tionghoa di SD Kristen Dharma Bhakti, Kecamatan Garut Kota, Rabu (21/4). (Foto: Muhamad Azi Zulhakim)

GOSIPGARUT.ID — Dari sekitar 205 ribu lansia yang ada di Kabupaten Garut, diketahui baru 2 persennya saja yang hingga saat ini sudah menjalani vaksinasi. Sedikitnya jumlah lansia yang mendapatkan vaksinasi, terjadi karena fokus pelaksanaannya baru dilaksanakan setelah lebaran.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman mengatakan bahwa pihaknya menerima instruksi vaksinasi lansia menjelang lebaran. Saat itu, pihaknya sedang fokus melaksanakan vaksinasi terhadap pelayan publik.

Setelah menerima instruksi itu, diungkapkan Asep, pihaknya langsung berdiskusi dengan para petugas di sejumlah Puskesmas. “Saat itu diketahui ternyata ada lansia yang keberatan menerima vaksinasi di bulan puasa karena berkaitan dengan keyakinan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Sambut Hari Kartini, Yuni Shara Ajak Perempuan Saling Berbagi dengan Cara Berbeda

Menurut Asep, meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memfatwakan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa, pihaknya tidak bisa memaksa mereka divaksinasi. Jika dipaksakan, ia khawatir malah akan menjadi preseden buruk.

“Jadinya vaksinasi kepada lansia baru mulai efektif dilakukan setelah Lebaran. Selama Ramadhan, petugas memvaksinasi lansia dari kalangan non-Muslim yang notabene jumlahnya tak banyak. Baru setelah Lebaran, vaksinasi kepada lansia baru difokuskan. Jadi tidak fair kalau vaksinasi kepada lansia di Garut dibandingkan dengan kabupaten/kota lain,” jelasnya.

Kabupaten Garut, menurut Asep, melakukan vaksinasi lansia di fase dua, sedangkan wilayah lainnya seperti Bandung Raya yang lebih dulu melaksanakan. Kondisi tersebut pun kemudian ditambah dengan kendala lambatnya distribusi vaksin ke Garut sehingga kegiatannya makin lambat.

Baca Juga:   Bupati Garut Instruksikan Puskesmas Membuat Paket Obat bagi Pasien Covid-19

Saat ini, diakui dia, pihaknya sudah menerima distribusi 31 ribu vaksin. Oleh pihaknya, vaksin tersebut langsung didistribusikan ke seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Garut agar segera melakukan vaksinasi yang prioritasnya lansia.

Seluruh puskesmas di Kabupaten Garut, menurut Asep,saat ini sudah serentak memvaksinasi lansia. Walau hingga saat ini baru 2 persen lansia yang sudah divaksinasi, namun ia memastikan progresnya terus naik.

Sejumlah puskesmas, disebutnya, ada yang sampai datang dari RW ke RW untuk mencari lansia. Lebih dari itu bahkan pihaknya berencana akan memberi hadiah kepada lansia yang mau divaksinasi agar minatnya semakin meningkat.

Baca Juga:   83 Ruang Isolasi Penanganan Pasien COVID-19 Disiapkan Pemkab Garut

“Sejauh ini, animo lansia di Garut untuk divaksinasi cukup tinggi. Namun masyarakat masih perlu terus diedukasi terkait vaksinasi karena masih banyak beredar informasi menyesatkan terkait vaksinasi. Jadi kita juga perlu bantuan dari semua pihak untuk mencegah beredarnya berita hoax terkait vaksin,” tutup Asep. (Mrdk)

Yanti
previous arrow
next arrow

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
BGN 1
previous arrow
next arrow
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *