Berita

Sampah di Jalan Sawahlega Pangatikan Kembali Menumpuk

×

Sampah di Jalan Sawahlega Pangatikan Kembali Menumpuk

Sebarkan artikel ini
Sampah berceceran di pinggir jalan Sawahlega, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. (Foto: Ai Respati)

GOSIPGARUT.ID — Sempat diangkut dan dibersihkan beberapa waktu lalu, sampah di jalan Sawahlega, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, kembali menumpuk dan menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Tak hanya itu, sampah tersebut pun berceceran di sepanjang jalan hingga membahayakan pengguna jalan. Apalagi jika hujan deras, ceceran sampah terbawa air hujan hingga menutupi badan jalan.

Salah seorang pengendara asal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Bambang yang kebetulan melintas di jalan Sawahlega, Senin (12/4/2021) menyayangkan tidak disiplin dan tidak bertanggung jawabnya orang yang membuang sampah sembarangan.

Baca Juga:   Sampah dan Jaringan Kabel Sumbat Drainase Jalanan di Garut

“Saya menyayangkan perilaku orang yang membuang sampah sembarangan. Tadi saya lihat ibu-ibu membawa kantung keresek hitam berboncengan naik kendaraan bermotor dengan entengnya melempar kantong plastik sampah ke pinggir jalan. Mereka tanpa ada beban sedikit pun dan tidak memikirkan dampak perilaku membuang sampah sembarangan tersebut,” ujarnya.

Salah seorang warga yang yang kebetulan melintas, Ahmad menuturkan bahwa tumpukan sampah yang ada di jalan Sawahlega bukan berasal dari warga sekitar, melainkan dari orang yang melintas dan sengaja membuang sampah di tempat itu.

Baca Juga:   LindungiHutan Ajak Publik Lestarikan Alam di Hari Konservasi Alam Sedunia

“Di sini kan jauh dari pemukiman, sampah ini mungkin dibuang orang yang lewat dan biasanya dilakukan pada malam hari. Jadi tidak ada yang memergokinya,” terang dia.

Tumpukan sampah sebelumnya ada di sepanjang jalur Cibatu menuju pertigaan Cihuni. Namun di belokan Desa Sukahaji, sampah sudah dibersihkan dan kini ditanami pohon. (Ai Respati)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *