Berita

Antisipasi Klaster Wisata di Garut, Pegawai Bergejala akan Dites Usap

×

Antisipasi Klaster Wisata di Garut, Pegawai Bergejala akan Dites Usap

Sebarkan artikel ini
Petugas sedang melakukan tes swab (usap tenggorokan). (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan akan melakukan pemeriksaan hingga tes usap kepada sejumlah pegawai di objek wisata. Hal tersebut dilakukan untuk mewaspadai munculnya klaster wisata, apalagi pekan kemarin ada libur panjang sehingga angka kunjungan wisatawan ke Garut naik cukup signifikan.

Selama libur panjang, diakui Bupati, sejumlah tempat wisata di Garut sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dampak dari masuknya wisatawan ke Garut dalam hal kasus Covid-19, menurutnya, bisa dilihat dalam satu hingga dua hari ke depan.

“Kita akan melakukan pemeriksaan kepada pegawai di objek wisata yang bergejala. Rapid dan swab test akan dilakukan sebagai langkah antisipasi munculnya klaster wisata. Sekarang kami mau mobile (lakukan pemeriksaan). Yang tidak bergejala tak akan diswab, tapi khusus ke yang bergejala atau pernah kontak dengan yang positif,” kata Rudy, Senin (2/11/2020).

Baca Juga:   Libur Lebaran 2025, Situasi di Situ Bagendit Kondusif Sehingga Bikin Nyaman Wisatawan

Ia memastikan, kalau menemukan pegawai yang bergejala seperti suhu tubuh yang tinggi akan langsung dites usap. Rudy pun mengaku akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek mereka, khususnya yang ada di objek wisata Cipanas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan menyebut bahwa pada libur panjang pekan kemarin terjadi peningkatan jumlah wisatawan hingga 100 persen. Sebelumnya, angka kunjungan wisatawan ke Garut sangat lesu selama berbulan-bulan.

Baca Juga:   Komunitas Jeep Promosikan Wisata Garut Lewat Kejurda Offroad

“Kebanyakan para wisatawan ini mengunjungi kawasan wisata yang berada di sekitar perkotaan Garut, seperti Cipanas dan Darajat. Kalau wisatawan yang pergi ke pantai tidak terlalu banyak karena kondisi cuaca yang sering hujan, jadinya minat wisatawan ke pantai kurang,” sebutnya.

Selama libur panjang, Budi mengungkapkan bahwa tim dari gugus tugas melakukan tes usap secara acak kepada wisatawan di seluruh tempat wisata di Kabupaten Garut. Selain itu, ia juga memastikan bahwa penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat, bahkan dijaga oleh aparat TNI dan Polri.

Baca Juga:   Disiapkan Rp10 Miliar dari APBD Garut untuk Pengembangan Desa Wisata

“Kami sudah minta pengelola perketat protokol kesehatan ke wisatawan. Tes usap acak sesuai perintah Pak Gubernur juga dilaksanakan. Pemeriksaan itu diharapkan bisa mengetahui ada atau tidaknya penyebaran Covid-19 di objek wisata,” tutupnya. (Mrdk)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *