GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan meminta para dokter dan jajaran Dinkes Kabupaten Garut melakukan langkah-langkah, dengan memantau pergerakan orang-orang luar dari zona merah masuk ke wilayah Kabupaten Garut.
“Saya mohon kepada para dokter melakukan langkah-langkah bagaimana program yang berhubungan dengan PIS-PK (Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga) ini diikuti oleh testing-testing beberapa tempat, bagaimana pergerakan orang-orang luar dari zona merah masuk ke wilayah kita,” ujar dia di hadapan jajaran Dinkes dan para kepala puskesmas sebagi peserta Workshop Penguatan PIS-PK Menuju Inovasi Puskesmas yang digelar di Fave Hotel Garut, Jum’at (07/08/2020).
Berkaitan dengan PIS-PK ini, Rudy berharap koordinasi kuratif, bilamana di keluarga itu menemukan sesuatu yang berhubungan dengan Covid-19 jangan sampai informasi hanya dari medsos atau yang lainnya, lebih baik langsung datang ke Puskesmas.
Untuk itu, ia menganggap kegiatan pelayanan kesehatan ini penting, apalagi PIS-PK ini sangat luar biasa, karena sejak zaman Indonesia merdeka baru sekarang ada kegiatan seperti ini, dengan satu aturan dari Menteri Kesehatan sejak 2016.
“PIS-PK ini adalah program unggulan dan nanti kita di tahun 2022 akan ada satu program untuk memperkuat program PIS-PK,” tuturnya.
Rudy mengatakan, PIS-PK adalah salah satu hal yang paling terpenting dalam usaha pencegahan Covid-19, bisa melakukan deteksi dini, sehingga bisa memprediksikan ke depannya tingkat infeksi virus corona, meski tidak tahu kapan akan berakhir.
“Saya ingin jiwa korsa kita ditingkatkan dari mulai kepala dinas, sekretaris, kepala bidang, kepala seksi sampai dengan kepala Puskesmas dan ke bawahnya,” tegasnya. (Yan AS)



.png)















