Berita

Banyak Rumah Tidak Layak Huni di Garut Sebabkan Tingginya Kasus TBC

×

Banyak Rumah Tidak Layak Huni di Garut Sebabkan Tingginya Kasus TBC

Sebarkan artikel ini
Salah satu rumah tidak layak huni di Kabupaten Garut. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten dengan target penemuan kasus tubercolosis (TBC) yang cukup tinggi di Jawa Barat.

Bupati Rudy Gunawan memaparkan, jumlah penduduk di Garut mencapai sekitar 2,7 juta penduduk berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Sebelumnya di tahun 2000 hingga 2014, Kabupaten Garut masih berstatus daerah tertinggal disebabkan karena banyak faktor. Salah satunya persoalan rumah tidak layak huni.

Menurutnya, banyaknya rumah tidak layak huni menjadi salah satu faktor seseorang terkena tubercolosis (TBC).

Baca Juga:   Hari Pertama Masa Long Week Maulid Nabi, Penumpang KA di Sumut Naik 47 Persen

“Kami dihadapkan kepada persoalan yang berhubungan dengan rumah layak huni. Di Garut berdasarkan data sekitar 70 ribu rumah masih tidak layak huni, masih banyak rumah dari bambu, rumah itu sudah berusia lanjut sehingga ada bakteri,” jelasnya saat ditemui di Kantor Bupati Garut, Kabupaten Garut, Selasa (28/1/2020).

Menurutnya, rumah di Garut masih banyak yang belum memiliki fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang memadai, dan tidak ada ventilasi untuk masuknya sinar matahari yang akhirnya menyebabkan tuberculosis.

Baca Juga:   Hari Santri, Seorang Guru Ngaji di Mekarmukti Dapat Bantuan Rumah Tinggal

Ia berharap di tahun 2024 persoalan tubercolosis yang ada di Garut bisa teratasi melalui upaya yang saat ini tengah dilakukan dengan meningkatkan akses kesehatan yang lebih baik. Rudy juga menyampaikan, sebanyak Rp 10 miliar telah disiapkan untuk mengatasi rumah tidak layak huni.

“Rp 10 miliar yang disediakan untuk rumah tidak layak huni,” pungkasnya. (dtc)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *