GOSIPGARUT.ID — Baru saja mengenakan jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Rd. Satria Budi langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah yang menumpuk. Di penghujung tahun berjalan, birokrasi dipacu untuk menuntaskan sisa program anggaran 2026 sekaligus memagari prioritas Rencana Kerja (Renja) 2007 agar selaras dengan visi pimpinan.
Satria menyadari waktu yang tersisa amat sempit. Konsolidasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini menjadi instrumen utama untuk menyaring program mana saja yang benar-benar krusial dan mendesak untuk diselesaikan secepatnya.
”Terkait program kegiatan 2006, anggaran perubahan sudah mulai berjalan. Di sisi lain, kita juga mempersiapkan rencana untuk 2007. Itu yang menjadi prioritas,” ujar Satria Budi kepada wartawan, menggarisbawahi garis demarkasi kerja birokrasinya saat ini.
Menyisir Program Urgen
Dalam masa transisi ini, Satria meminta para kepala dinas dan jajaran OPD tidak bekerja lamban. Evaluasi ketat diterapkan agar tidak ada program tahun anggaran 2006 yang mangkrak atau gagal tuntas.
Ia menegaskan, birokrasi harus cermat memilah program yang memiliki tingkat urgensi tinggi bagi masyarakat. Identifikasi masalah ini krusial agar anggaran terserap efektif tanpa menyisakan persoalan administrasi di kemudian hari.
”Kita akan mengondisikan rekan-rekan OPD. Apa yang bisa dinilai krusial atau urgen, yang saat ini perlu penyelesaian dan ditangani secepatnya,” kata Satria.
“Mana saja 2006 yang harus mesti kita selesaikan, dan 2007 yang menjadi prioritas pimpinan sesuai dengan rencana,” tambahnya.
Selain merampungkan sisa pekerjaan tahun lalu, pekerjaan rumah besar berikutnya adalah memastikan Rencana Kerja (Renja) 2007 berjalan di atas rel yang tepat. Satria menyatakan, seluruh program di dalam Renja wajib mencerminkan arah kebijakan strategis kepala daerah.
Meski mengakui koordinasi antar-instansi saat ini masih dalam tahap konsolidasi awal, ia optimistis para pejabat di lingkungan Pemkab Garut mampu mengejar target ketuntasan program tepat waktu.
”Di Renja itu yang jadi prioritas pimpinan sesuai dengan rencana. Artinya, ini masih tahapan koordinasi, tapi kita ingin pastikan teman-teman bisa benar-benar tuntas,” pungkas Satria. ***








