Berita

Bermain Petasan Lodong di Permukiman, Anak-anak Tarogong Kidul Diingatkan Polisi soal Risiko Ledakan

×

Bermain Petasan Lodong di Permukiman, Anak-anak Tarogong Kidul Diingatkan Polisi soal Risiko Ledakan

Sebarkan artikel ini
Anak-anak di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, diingarkan polisi tentang bahaya petasan lodong.

GOSIPGARUT.ID — Permainan petasan lodong yang kerap dianggap sekadar hiburan justru memicu kekhawatiran warga. Sejumlah anak di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, kedapatan memainkan petasan lodong di lingkungan permukiman hingga menimbulkan suara ledakan keras dan berisiko membahayakan keselamatan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, jajaran Polsek Tarogong Kidul turun langsung memberikan imbauan kepada anak-anak tersebut, Jumat (2/1/2026). Penanganan dilakukan secara persuasif dengan menekankan bahaya dari permainan petasan lodong.

Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto mengatakan petasan lodong bukan permainan yang aman bagi anak-anak. Selain mengganggu ketenangan warga, ledakan yang dihasilkan berpotensi melukai tangan, mata, hingga membahayakan orang di sekitar lokasi bermain.

Baca Juga:   Paslon 02 Ajak Masyarakat Bersihkan dan Manfaatkan Limbah APK untuk Garut Lebih Hebat

“Petasan lodong bisa menimbulkan cedera serius jika tidak digunakan dengan benar. Karena itu, anak-anak kami ingatkan agar menghentikan permainan tersebut dan tidak mengulanginya,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, laporan warga diterima melalui layanan Taros Kapolres Garut (081113404040) setelah aktivitas bermain petasan lodong terdengar berulang kali di Perumahan Griya Pamoyanan 2, Kelurahan Sukagalih. Warga khawatir permainan itu berujung kecelakaan, terutama karena dimainkan di kawasan permukiman padat.

Baca Juga:   Artotel Wanderlust Sambut Kemerdekaan Indonesia dengan Kampanye "Waktu Indonesia Semarak"

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengedukasi anak-anak untuk memilih permainan yang lebih aman dan bermanfaat. Anak-anak diarahkan mengisi waktu luang dengan aktivitas positif yang tidak berisiko dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.

“Bermain adalah hak anak, tetapi keselamatan harus diutamakan. Kami minta mereka mencari permainan yang aman dan tidak membahayakan,” kata Agus.

Baca Juga:   Pelindo Solusi Logistik Siapkan Talenta Muda untuk Perkuat Sustainability

Selain kepada anak-anak, Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi jenis permainan yang dilakukan anak-anaknya di lingkungan rumah. Pengawasan dinilai penting untuk mencegah penggunaan benda berbahaya sebagai mainan.

Ke depan, Polres Garut memastikan akan terus meningkatkan patroli serta merespons laporan masyarakat guna mencegah permainan petasan lodong dan aktivitas berisiko lainnya di wilayah permukiman. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *