Jawa Barat

Prihatin Anak Meninggal Penuh Cacing, Dedi Mulyadi Tunda Bantuan untuk Salah Satu Desa di Jabar

×

Prihatin Anak Meninggal Penuh Cacing, Dedi Mulyadi Tunda Bantuan untuk Salah Satu Desa di Jabar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggebrak Rapat Paripurna HUT ke-80 Provinsi Jawa Barat dengan keputusan mengejutkan. Dalam forum resmi yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa, 19 Agustus 2025, Dedi blak-blakan menunda pencairan bantuan dana desa untuk salah satu desa di Jabar.

Desa tersebut adalah Cianaga di Kabupaten Sukabumi. Alasan penundaan itu cukup mengiris. Dedi mengaku prihatin setelah mendengar kabar seorang anak di desa tersebut meninggal dunia dalam kondisi tubuh dipenuhi cacing. “Desa itu saya tunda bantuan ke desanya,” ucap Dedi tegas di hadapan anggota dewan dan tamu undangan.

Menurutnya, desa yang gagal mengurus warganya dengan baik tidak pantas begitu saja menerima bantuan pemerintah. “80 tahun Jawa Barat terbangun, tapi kemiskinan masih menganga,” kata Dedi.

Baca Juga:   Jalan Provinsi di Tasikmalaya Terendam Air, Pejabat BBWS Citanduy Akui Itu Bukan Ranahnya

Pernyataan itu sekaligus menjadi tamparan bagi pemerintah desa yang selama ini mengelola dana bantuan. Dedi menilai, sudah saatnya pemerintah desa, camat, hingga kepala daerah membuka diri terhadap keluhan masyarakat yang semakin berani bersuara di ruang publik, termasuk di media sosial.

“Demokrasi terbuka harus lahirkan pemimpin yang peka. Mulai dari kepala daerah, camat, hingga kepala desa. Mau membuka diri keluhan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Siap Diperiksa Polisi Terkait Pesta Rakyat di Garut yang Berakhir Tragis

Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengakui pembangunan Jawa Barat selama delapan dekade masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Dari penataan ruang hingga masalah kemiskinan, ia menyebut penundaan dana desa sebagai langkah korektif agar program pemerintah tidak sekadar jadi rutinitas seremonial.

“Pemerintah harus hadir, bukan hanya memberi anggaran tapi juga memastikan warganya hidup layak,” tutupnya. (IK)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *