Berita

GGW Desak Audit Dugaan Pungli Revitalisasi Sekolah, Bupati Garut Turunkan Tim

×

GGW Desak Audit Dugaan Pungli Revitalisasi Sekolah, Bupati Garut Turunkan Tim

Sebarkan artikel ini
Ketua GGW Agus Sugandi (kiri) dan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.

GOSIPGARUT.ID — Dugaan pungutan liar (pungli) dalam program revitalisasi sekolah di Garut kembali mencuat. Garut Governance Watch (GGW) menilai persoalan ini tidak bisa dianggap remeh dan mendesak adanya audit investigatif menyeluruh.

“Audit harus komprehensif, termasuk menelusuri aliran dana yang diduga tidak sampai ke penerima semestinya. Ada kekhawatiran dana itu justru mengalir ke pejabat atasan atau pihak tertentu,” kata Ketua GGW, Agus Sugandi kepada wartawan, Jumat, 15 Agustus 2025.

Ia juga mengingatkan aparat penegak hukum untuk tidak bermain di balik isu ini. “Jangan sampai penegakan hukum justru melahirkan bias baru dalam praktik korupsi,” ujarnya.

Baca Juga:   Gratis! Sribu Ajak Perempuan Pelaku Bisnis Hadapi Tantangan Lewat ‘Women Who Lead’

Menolak dalih “Aspirasi Ormas”

Kritik tajam dilontarkan Agus terhadap bantahan Dinas Pendidikan Garut yang menyebut program revitalisasi sebagai “aspirasi ormas”. Menurutnya, mekanisme bantuan semestinya berdasarkan proposal resmi yang diajukan sekolah dan divalidasi dinas, bukan lewat jalur aspirasi politik atau organisasi.

GGW juga mengungkap dugaan adanya pungutan hingga 15 persen dari total dana yang diminta sejumlah oknum kepada sekolah penerima, dengan mengatasnamakan Dinas Pendidikan.

“Praktik ini mencederai dunia pendidikan dan merugikan masa depan anak-anak Garut. Bantuan seharusnya dipakai untuk fasilitas sekolah, bukan disedot pihak tak bertanggung jawab,” tegas Agus.

Baca Juga:   Pemkab Garut Tambah 22 dari 421 Desa Hasil Pemekaran di 16 Kecamatan, Ini Daftar Namanya

Respons Bupati Garut

Menanggapi isu ini, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk turun langsung ke lapangan. Ia menekankan perlunya pendalaman terhadap dugaan pungli yang menyeret program Revitalisasi PAUD Tahap 2 Tahun 2025.

“Saya akan memerintahkan agar dilakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait dugaan pungli. Akan dilakukan pendalaman, seperti apa sebenarnya yang terjadi di lapangan,” ujar Syakur kepada media.

Baca Juga:   Bupati Garut: 10 Hari Sebelum Meninggal, Walkot Bandung Pernah Bersama Saya di Sentul

Menurutnya, langkah itu merupakan bentuk komitmen pemerintah kabupaten untuk menjaga transparansi. “Nanti saya minta tolong supaya dicek lagi di lapangan, didalami seperti apa,” katanya.

Penegasan Bupati Garut ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tidak ingin persoalan dugaan pungli ini hanya berhenti di wacana. Namun publik kini menunggu, apakah janji pengawasan itu akan benar-benar membongkar praktik yang disebut-sebut merampas hak pendidikan anak-anak Garut. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *