GOSIPGARUT.ID — Suasana haru menyelimuti dunia penyiaran di Kabupaten Garut. Masyarakat dikejutkan oleh kabar bahwa Radio Reks, stasiun radio legendaris yang telah menjadi suara hati warga Kota Intan selama lebih dari setengah abad, resmi berhenti mengudara pada Kamis (31/7/2025).
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh General Manager Radio Reks, Yayu Aditya. “Betul, Pak… Hari ini merupakan siaran terakhir kami,” ucap Yayu lirih saat dihubungi GOSIPGARUT.ID.
Menurut Yayu, keputusan pahit ini diambil karena Radio Reks telah dijual oleh pemiliknya ke pihak lain, dan mulai 1 Agustus 2025, kepemilikan radio resmi dialihkan. “Per tanggal 1 Agustus 2025 sudah pengalihan kepemilikan,” katanya.
Akibat pengalihan tersebut, manajemen dihentikan dan seluruh karyawan dirumahkan. Sebuah pukulan berat bagi tim yang telah mendedikasikan hidup dan suara mereka untuk masyarakat Garut.
Meski stasiun yang berlokasi di Jalan Cimanuk, Garut itu akan tetap mengudara di bawah kepemilikan baru, namun Yayu memastikan bahwa wajah dan roh Radio Reks tidak akan lagi sama. “Kemungkinan besar namanya juga berganti, bukan Radio Reks lagi,” ujarnya.
Yayu juga menegaskan bahwa tidak satu pun dari kru lama akan bergabung dengan format baru radio tersebut. Mereka akan melanjutkan aktivitas masing-masing di luar dunia siar, karena sebagian besar kru memang memiliki pekerjaan lain di luar Reks.
Radio Reks yang didirikan pada 14 Desember 1969 oleh almarhum Sofwi Irvan, bukan hanya sekadar media penyiaran. Ia adalah panggung rakyat, jembatan aspirasi, dan teman setia di sela kehidupan warga Garut. Kini, suara itu akan hilang dari udara.
“Luar biasa sedihnya dan betul-betul prihatin,” ungkap Yayu penuh haru. “Radio Reks tempat kami menyuarakan dan menyampaikan aspirasi masyarakat Garut. Yang kehilangan bukan hanya kami, tapi seluruh pendengar dan masyarakat Garut.”
Kini, lembaran baru dunia penyiaran Garut akan ditulis tanpa Radio Reks di dalamnya. Namun kenangan, suara, dan semangat yang pernah bergema dari balik mikrofon itu akan tetap hidup dalam ingatan pendengarnya. (AdCSK)



.png)







