GOSIPGARUT.ID — Mewabahnya virus corona ternyata membawa hikmah bagi segelintir pengrajin kulit rumahan (home industry) di Kampung Sukaregang,Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota. Di saat banyak orang terpuruk ekonominya, justru pengrajin ini kebanjiran order pembuatan masker berbahan kulit.
“Alhamdullilah, di tengah mewabahnya virus corona sekarang ini kami justru kebanjiran pesanan untuk masker terbuat dari kulit. Baik pesanan dari perkantoran seperti dari Polres Garut, perbankan, maupun perorangan, sehingga kami harus menambah karyawan,”ujar salah seorang pengrajin aksesoris pemilik G-Dors Wallet Custom, Sanjay Muhammad Ahsan Jumat (10/4/2020).
Menurutnya, masker berbahan kulit sapi tersebut dibandrol sekira Rp125 ribu per buahnya.
“Kami menyediakan berbagai model dan warna, disesuaikan dengan selera pemesan. Bahkan tidak sedikit pemesan juga memiliki ide model sendiri,” sambung Sanjay.
Ia mengatakan, masker custom kulit (leather) buatannya dijamin awet. Dalaman masker yang dilapisi kain busa halus itu bisa dicopot dan dicuci.
“Untuk permukaan luarnya yang berbahan kulit lembut bisa dibersihkan dengan hand sanitizer atau disinfektan agar terbebas dari virus yang menempel,” kata Sanjay.
Ia menyebut, selain masker pihaknya juga menerima berbagai pesanan aksesoris lainnya seperti tas kulit pria dan wanita, dompet kulit, gantungan kunci, ikat pinggang, dan aksesoris lainnya.
“Kami menerima berbagai pesanan aksesoris berbahan kulit berkualitas. Soal harga pastinya di bawah harga toko atau outlet di sentra kulit Garut. Kami pun tidak menyediakan stok,namun disesuaikan dengan jumlah pesananan yang ada, sehingga pemesan harus sedikit bersabar nunggu pesanannya selesai,” pungkas Sanjay. (Yuyus)



.png)










