Olahraga

Timnas Indonesia Harus Bertarung Melawan Dua Kekuatan Besar Asia dengan Persiapan Terbatas

×

Timnas Indonesia Harus Bertarung Melawan Dua Kekuatan Besar Asia dengan Persiapan Terbatas

Sebarkan artikel ini
Timnas Indonesia.

GOSIPGARUT.ID — Timnas Indonesia dihadapkan pada tantangan besar jelang dua laga krusial putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar Oktober mendatang.

Tim asuhan Patrick Kluivert harus bertarung menghadapi dua kekuatan besar Asia, yakni Arab Saudi dan Irak, dengan persiapan yang sangat terbatas.

Laga pertama melawan Arab Saudi dijadwalkan pada 9 Oktober, sementara pertandingan kedua melawan Irak menyusul dalam jeda yang tak terlalu jauh.

Namun, masalah muncul karena waktu persiapan yang tergolong sempit. Pelatih Patrick Kluivert hanya punya sedikit waktu untuk mengumpulkan dan melatih para pemainnya secara maksimal, terutama yang bermain di luar negeri.

Baca Juga:   Kalahkan Vietnam, Timnas U-22 Maju ke Final Piala AFF

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut bahwa para pemain dari Eropa masih memiliki jadwal pertandingan pada tanggal 4 dan 5 Oktober, yang membuat kedatangan mereka ke pemusatan latihan menjadi sangat mepet.

“Liga Indonesia selesai empat hari sebelum FIFA Matchday, tetapi kenyataan kalau kita bicara para pemain di Eropa, ya tanggal 4 dan 5 Oktober (masih) ada pertandingan,” ujar Erick.

Kondisi ini mengingatkan pada situasi serupa saat skuad Garuda harus bertanding di Australia beberapa waktu lalu.

Baca Juga:   Gelandang Asal Palestina Jadi Pencetak Gol Terbanyak untuk Persib di Liga 1

“Jadi kondisi nanti mirip saat kita ke Australia, saat itu datangnya mepet, dan sekarang ya tanggal 6 baru datang, 7 latihan, 8 (Oktober waktu Arab Saudi) tanding,” jelasnya.

Sebagai bentuk antisipasi, PSSI telah menyiapkan dua pertandingan uji coba pada FIFA Matchday September 2025. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya — sebagai bagian dari strategi rotasi lokasi kandang timnas yang tidak hanya terfokus di Jakarta.

“Ya kenapa ada FIFA Match Day September di Surabaya, itu jadi latihan juga buat Timnas Indonesia, dan saya berharap timnas tidak terus main di Jakarta, karena timnas milik Indonesia, jadi kita coba main di mana-mana asal stadionnya sesuai standar,” tutur Erick.

Baca Juga:   Piala Presiden 2019 Berhadiah Rp 3,3 Miliar, Ini Pembagian Grupnya

Pada agenda tersebut, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi dua negara asal Timur Tengah: Kuwait dan Lebanon. Uji coba ini diharapkan dapat menjadi ajang pematangan strategi dan chemistry antar pemain sebelum laga berat di Arab Saudi. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *