Jawa Barat

92 Persen Responden Setuju Program Gubernur Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak Militer

×

92 Persen Responden Setuju Program Gubernur Dedi Mulyadi Kirim Siswa ke Barak Militer

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat bersama siswa yang dikirim ke barak militer.

GOSIPGARUT.ID — Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat sebanyak 92 persen responden yang notabene warga Jawa Barat mendukung kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi untuk mengirim siswa bermasalah ke barak militer.

Direktur Riset Indikator, Muhammad Adam Kamil dalam paparannya mengungkap angka dukungan itu bahkan lebih tinggi dari persentase masyarakat yang tahu program tersebut sebesar 89 persen.

“Nah ini yang menarik, kalau ada yang badung kirim ke barak militer. Itu 89 persen tahu. Dan 92 persen juga setuju,” kata Adam dalam rilis survei, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga:   Mimpi Jadi Dokter, Keysa Si Gadis Tangguh dari Pamulihan Diundang Gubernur Dedi Mulyadi

Rinciannya dari tingkat dukungan tersebut, 61,4 persen menyatakan setuju dan 31,5 persen sangat setuju. Hanya sekitar 5 persen yang tidak setuju dan 1,4 persen tidak menjawab.

Dalam survei tersebut, mayoritas warga Jawa Barat juga mendukung sejumlah kebijakan Dedi Mulyadi yang lain, seperti larangan study tour yang didukung 90 persen responden.

Kemudian, larangan wisuda yang didukung 87 persen responden. Termasuk larangan menggelar acara perpisahan di hotel atau gedung yang didukung 90 persen responden.

Baca Juga:   Dedi Mulyadi Targetkan Angka Partisipasi Sekolah di Jabar 12 Tahun, Berikut Strateginya

“92 persen mendukung karena kebijakan tersebut mengurangi beban biaya orang tua siswa dan risiko keselamatan di perjalanan,” katanya.

Survei Indikator Politik digelar selama delapan hari mulai 12-19 Mei 2025 di terhadap 600 responden di Jawa Barat.

Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan margin of error +/- 4,1 persen dan tingkat kepercayaan survei berada pada angka 95 persen. (cnn)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *