Berita

SMP Negeri 1 Garut Utamakan Pendidikan Karakter kepada Peserta Didiknya

×

SMP Negeri 1 Garut Utamakan Pendidikan Karakter kepada Peserta Didiknya

Sebarkan artikel ini
Sholat berjamaah, salah satu bentuk pendidikan karakter siswa di SMP Negeri 1 Garut.

GOSIPGARUT.ID — Pendidikan karakter adalah proses untuk menumbuhkan nilai-nilai luhur pada diri peserta didik. Tujuannya agar peserta didik memiliki watak dan prinsip yang kuat, sehingga mampu menghadapi tantangan kehidupan. 

Maka, setiap lembaga pendidikan berupaya menerapkan pendidikan karakter agar peserta didiknya memiliki kecerdasan spiritual dan akhlak yang baik, di samping kecerdasan intelektual.

SMP Negeri 1 Garut adalah salah satu sekolah yang mengutamakan pendidikan karakter kepada peserta didiknya.

“Sebelum proses pembelajaran, karakter dulu, sikap dulu yang dibentuk. Karena buat apa anak pintar, kalau sikap perilakunya jelek. Jadi kami mengutamakan pendidikan karakter dulu gitu,” ungkap Kepala SMPN 1, R Yusup Satria Gautama.

Baca Juga:   Ini Dia Deretan Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Pencari Properti untuk Investasi

Salah satu pendidikan karakter yang diterapkan sekolah yang menjadi favorit di Garut itu adalah disiplin sholat berjamaah. Sholat yang diajarkan berjamaah di antaranya sholat sunat duha dan dzuhur.

Untuk pelaksanaan sholat dzuhur berjamaah, murid sudah mempersiapkan alat sholat yang dibawa masing-masing dari rumahnya, dan mengambil air wudhu 30 menit sebelum waktu sholat.

“Kepada siswa siswi yang non muslim kita juga memberikan kesempatan beribadah di tempat peribadatan yang mereka anut. Kepada mereka tidak ada pemaksaan, tapi diwajibkan supaya mereka taat beribadah. Karena tujuannya juga untuk taat beribadah,” tutur Satria.

Baca Juga:   Kepala Disdik Garut Imbau untuk Tidak Memaksakan Belajar Dalam Jaringan

Ia mengakui, ada segelintir anak didiknya yang berprilaku agak nyeleneh dan butuh proses untuk meluruskannya, agar memiliki karakter yang sama dengan kebanyakan peserta didik yang ada.

“Memang ada satu, dua orang anak yang agak cari perhatian, tapi kan walaupun sedikit juga mengganggu kepada yang banyak. Nah bagaimana yang sedikit ini bisa sama dengan yang banyak, tentu butuh proses. Kami sebagai pendidik tidak boleh menyerah begitu saja agar anak-anak yang sedikit ini bisa sama dengan yang lain,” kata Satria.

Baca Juga:   Kapolres Garut Turun Langsung Cek Pengamanan Perayaan Jumat Agung di Gereja

Ia berharap, orangtua murid bisa memberikan dukungan untuk berjalannya proses pendidikan karakter yang dilaksanakan pihak sekolah, sebab semua itu dimaksudkan untuk kebaikan siswa itu sendiri. (Yuyus)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *