Hiburan

Film Drama Religi “Tak Kenal Maka Taaruf” Merilis Poster Eksklusif Perdana

×

Film Drama Religi “Tak Kenal Maka Taaruf” Merilis Poster Eksklusif Perdana

Sebarkan artikel ini
Poster Film Drama Religi "Tak Kenal Maka Taaruf".

GOSIPGARUT.ID — Rumah produksi Yahywa Titi Mangsa telah merilis poster perdana film drama religi “Tak Kenal Maka Taaruf” yang akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan.

Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (16/7/2024), Wahyudi selaku produser film “Tak Kenal Maka Taaruf” mengaku tertarik mengembangkan cerita yang diadaptasi dari novel berjudul sama ke dalam film.

“Jadi, bersama dengan Mohammad Salim dan Mim Yudiarto sebagai produser, kami itu gelisah. Kami bikin film ini sebagai bentuk perhatian seorang ayah untuk anaknya,” kata Wahyudi.

Baca Juga:   Hadirkan Ragam Hiburan Berkualitas dengan Taburan Bintang, "Pesta Raya Indosiar" Sukses Digelar di Garut

“Semua yang terlibat dalam film ini punya anak, adik, saudara (laki laki atau perempuan) yang harus diperhatikan masa depannya. Dengan kekhawatiran kita dengan pergaulan yang membahayakan, interaksi antar lawan jenis yang terlalu bebas,” sambungnya.

Film karya Sutradara Toma Margens tersebut merilis poster perdana yang menggambarkan tiga karakter utamanya, yakni Faris, Zoya, dan Cleo. Dalam poster tersebut, terlihat karakter Faris yang diperankan Fadi Alaydrus yang tersenyum manis pada wanita berhijab di depannya, sedangkan karakter Zoya dan Cleo terlihat sedang berbincang serius satu sama lain.

Baca Juga:   Penyanyi Asal Garut Ini Berharap "Putri Panggung" Bisa Diterima Masyarakat

Sesuai dengan judulnya, film ini ingin memberikan gambaran ideal pergaulan remaja yang sehat. Melalui film ini, Wahyudi dan tim produksi ingin kembali memperkenalkan cara berkenalan dan bergaul dengan baik, terutama terhadap lawan jenis.

Sepakat dengan Wahyudi, Mim Yudiarto selaku produser film ini berharap karyanya dapat memberikan pesan kebaikan kepada penonton. Baginya, taaruf bukan yang sulit dilakukan dan mustahil untuk dilakukan karena sudah ada tata cara khusus di dalamnya.

Baca Juga:   Film Keluarga Cemara Diputar dalam Festival Film ASEAN di London

“Jadi, tidak benar apabila taaruf dibilang seperti membeli kucing dalam karung,” kata Mim.

Ia menambahkan, “Pencarian cinta bisa dengan berbagai macam cara. Cara terbaik adalah yang diridhoi-Nya”. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *