GOSIPGARUT.ID — Rohimat (55), warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (3/2/2024) sekira pukul 09.00 WIB ditemukan sudah menjadi mayat di pinggir laut. Padahal pada 6 jam sebelumnya, yakni Minggu dinihari sekira pukul 03.00 WIB, ia diketahui masih memancing di Sungai Cikandang sekitar empat kilometer dari tempat ditemukan mayatnya.
Menurut Kapolsek Pakenjeng AKP Patri Arsono, korban diduga hanyut terseret arus Sungai Cikandang ketika hendak memperbaiki tali pancingnya. Saat itu sekitar pukul 03.00 WIB, korban yang sedang memancing di bibir sungai turun ke sungai untuk membetulkan tali pancing yang tersangkut di bebatuan.
“Akan tetapi arus sungai yang deras membuat korban terseret dan hanyut. Para saksi yang mengetahui kejadian itu berusaha menolong korban, tetapi tidak berhasil,” terang Kapolsek, Senin (5/2/2024).
Akhirnya, tambah Patri, para saksi meminta bantuan ke warga terdekat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakenjeng. Dan anggota Polsek Pakenjeng bersama warga segera melakukan pencarian di sepanjang Sungai Cikandang.
Menurut Kapolsek, Rohimat pergi memancing ke Sungai Cikandang, tepatnya di Desa Tanjungmulya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut. Korban pergi mancing tidak sendirian, melainkan ditemani anaknya bernama Faisal dan dua tetangganya yaitu Saep dan Riswandi.
“Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir laut kurang lebih empat kilometer dari tempat korban terseret arus sungai,” ujar Patri.
Ia menambahkan, mayat korban dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan karena keluarga menolak untuk dilakukan outopsi dan menganggap kejadian ini adalah takdir. “Kami mengimbau kepada warga yang suka memancing di Sungai Cikandang agar berhati-hati karena arus sungai yang cukup deras,” tandas Patri. ***



.png)















