GOSIPGARUT.ID — B (24), warga Desa Dukuh Jati, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, nyaris jadi bulan-bulanan warga Cihuni, Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, pada Jumat (11/8/2023). Pasalnya, ia kedapatan mencuri sepeda motor milik salah seorang warga Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan.
Beruntung petugas Polsek Wanaraja, Polres Garut, yang sedang melakukan patroli langsung mengamankan B dari upaya “main hakim sendiri”. Jika tidak, mungkin B sudah babak belur dihajar ramai-ramai oleh warga.
Kapolsek Wanaraja AKP Maolana mengatakan, penangkapan terhadap B berlangsung pada Jumat (11/8/2023) sekira pukul 20.00 WIB. Ketika itu petugas patroli Polsek Wanaraja melihat B sedang dikejar sejumlah warga tepatnya di Jalan Raya Cihuni, Kecamatan Wanaraja.
“B itu ketahuan warga mencuri sepeda motor milik salah seorang warga Kampung Sadang Lebak, Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. B yang kabur ke arah Wanaraja kemudian dikejar warga hingga akhirnya ditangkap di Cihuni,” jelas Kapolsek, Sabtu (12/8/2023).
Maolana mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika korban Jajang Nurjaman (35), warga Kampung Sadang Lebak, Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan, mendengar ada suara sepeda motor di teras rumahnya. Ketika dicek keluar dan melihat ke teras rumah, terlihat sepeda motornya sudah dibawa kabur oleh orang yang tidak dikenal.
Korban kemudian melakukan pengejaran, dan ketika sampai di Jalan Raya Cihuni Wanaraja korban melihat kian jelas bahwa sepeda motornya sedang dibawa kabur orang. Korban pun berteriak minta tolong sehingga terdengar oleh warga sekitar, dan ikut mengejar pelaku.
“Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh warga bersama petugas Polsek Wanaraja yang sedang melakukan patroli,” ucap Maolana.
Ia menuturkan, setelah melakukan penangkapan, petugas pun melakukan penggeledahan pada tubuh pelaku dan sepeda motor yang dibawanya. Saat digeledah ditemukan 6 buah mata kunci astag, 1 buah kunci T, 1 buah magnet pembuka kunci, dan 1 buah soket.
“Pelaku kemudian dibawa petugas ke Mapolsek Wanaraja untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Maolana. ***



.png)










