Berita

Bupati Garut Ancam Akan Basmi Konsultan “Si Kukut” di Dinas PUPR

×

Bupati Garut Ancam Akan Basmi Konsultan “Si Kukut” di Dinas PUPR

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Rudy Gunawan. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Bupati Rudy Gunawan mengancam akan membasmi konsultan “si kukut” yang menjadi rekanan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut.

Rudy menyebutkan, adanya konsultan “si kukut” ditengarai menyebabkan banyak proyek pembangunan di Dinas PUPR Garut bidang pekerjaan umum dan penataan ruang hasilnya tak memuaskan dan hanya menghambur-hamburkan keuangan pemerintah daerah.

Menurutnya, konsultan “si kukut” bisa diartikan sebagai seseorang atau sesuatu yang dipelihara atau menjadi peliharaan di Dinas PUPR Garut. Rudy mengaku, merekalah yang selalu mendapat proyek walaupun hasil kerjanya tidak memuaskan.

Baca Juga:   PISP Minta Bupati Garut Segera Fungsikan Sejumlah Gedung yang Telah Dibangun

Rudy menyebut, Dinas PUPR Garut merupakan salah satu dinas yang berhubungan dengan program-program pelayanan dasar yang dilihat secara langsung masyarakat. Sehingga mesti ada penguatan dilakukan Dinas PUPR terhadap strategi peningkatan kualitas pelayanan publik dan berkeadilan.

Unntuk itu, dia meminta dilakukan audit terhadap pekerjaan-pekerjaan di lingkungan Dinas PUPR Garut karena banyaknya pekerjaan dinilainya tak memuaskan.

Baca Juga:   Bupati Garut Ajak Anak Usia 6 - 11 Tahun untuk Melakukan Vaksinasi Dosis Kedua

“Karena saya juga berharap saudara serius. Kita tidak menghambur-hamburkan uang yang ada di pemerintah daerah karena kelalaian saudara. Atau Saudara mempunyai counterpart (rekanan) yang ada hubungannya dengan konsultan ‘si kukut’, ini juga akan kita basmi sekarang ini,” kata Rudy saat apel khusus jajaran Dinas PUPR Garut, Selasa 6 September 2022.

Ia menambahkan, dirinya juga akan melakukan evaluasi kinerja yang hasilnya akan diketahui pada dua pekan ke depan.

Baca Juga:   Demi Keselamatan, KAI Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Aktifitas "Ngabuburit" di Jalur KA

“Saya akan melakukan evaluasi kinerja yang hasilnya dua minggu. Saudara dipindahkan atau tidak dipindahkan. Terutama para Kabid sebagai para pengguna anggaran, kita akan lakukan evaluasi di lapangan,” ujarnya. (IK)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *