Jawa Barat

Selama Pandemi, Pembangunan Jalan di Jabar Banyak Tertunda, Pendapatan Rp5 Triliun Hilang

×

Selama Pandemi, Pembangunan Jalan di Jabar Banyak Tertunda, Pendapatan Rp5 Triliun Hilang

Sebarkan artikel ini
Perbaikan jalan di Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Emil mengakui selama masa pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur memang banyak yang tertunda, bahkan pendapatan Provinsi Jawa Barat hilang hingga Rp5 triliun.

Sehingga saat ini banyak jalan, terutama di daerah Jawa Barat bagian selatan yang mengalami kerusakan, dan diharapkan tahun ini bisa diperbaiki.

“Pendapatan Rp5 triliun yang hilang itu, mayoritas untuk perbaikan jalan, dan apabila tidak ada Covid-19 seharusnya jalannya mulus-mulus semua,” kata dia, Sabtu (5/3/2022).

Baca Juga:   Kurikulum "Nyaah ka Indung", KDM Berharap Generasi Muda Garut Selalu Mencintai Sosok Ibu

Kang Emil — sapaan Ridwan Kamil mengharapkan, pada tahun 2022 ini situasi Covid-19 bisa terkendali dan menjadi endemi, agar pembangunan infrastruktur yang selama pandemi telah tertunda bisa segera diwujudkan.

“Kita akan fokus untuk membangun Jawa Barat apabila Covid-19 sudah bisa terkendali dan menjadi endemi,” ujar dia.

Menurut Kang Emil, kasus Covid-19 varian omicron saat ini terus menurun, dan setelah varian ini diharapkan Covid-19 bisa menjadi endemi.

Baca Juga:   Enam Kasus Covid-19 Terdeteksi di Empat Kabupaten di Jabar, Mana Saja?

Ia melanjutkan, setelah Pemerintah Pusat memutuskan pandemi Covid-19 menjadi endemi, maka semua penanganan Covid-19 tidak lagi seperti dahulu, yang memakan banyak anggaran.

Dan nantinya Pemerintah Provinsi bisa kembali membangun infrastruktur yang selama pandemi Covid-19 tertunda.

“Kalau sudah menjadi endemi, sehingga nantinya tidak ada lagi recofusing anggaran,” tutup Kang Emil. (Ant)

Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *