Berita

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciburial, Kepala Desa Salurkan Bantuan

×

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciburial, Kepala Desa Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Dhani Wardan Pebrian (kanan) saat menyerahkan sembako bagi warganya yang tengah melaksanakan isolasi mandiri. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Kasus positif Covid-19 di Desa Ciburial, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, terus melonjak. Pada Sabtu (17/7/2021), terdapat penambahan tujuh warga di desa itu yang terpapar virus corona. Ketujuh warga tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah isoman yang disediakan pihak pemerintah desa.

Kepala Desa Ciburial, Dhani Wardan Pebrian bersama unsur Babinkamtibmas/Babinsa, Sabtu (17/7/2021) mengecek lokasi rumah isoman sekaligus memberikan paket sembako bagi kebutuhan hidup warga yang melakukan isolasi mandiri.

“Kasus dari hari ke hari masih meningkat. Hari ini ada 7 orang yang dinyatakan positif Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri. Kami Satgas Desa Ciburial bersama Babinsa dan Babinkamtibmas mengecek langsung rumah isolasi dan pemberian sembako bagi warga yang melakukan isolasi mandiri,” jelas Dhani, Sabtu (17/7/2021).

Baca Juga:   Warga Dua Kecamatan di Garut Laporkan Kesulitan Dapatkan Air Bersih

Ia menjelaskan, lonjakan kasus positif Covid-19 di Desa Ciburial terus mengalami kenaikan sejak awal pemberlakuan PPKM, bahkan di Kampung Warutilu (RW 04) sudah ditetapkan sebagai zona PPKM. Satgas Desa, sesuai intruksi Kemendesa PDT, mengalokasikan anggaran sebesar 8 persen untuk penanggulangan Covid-19 — termasuk penyediaan protokol kesehatan, sembako, dan penyediaan rumah isoman.

“Seiring meningkatnya kasus positif Covid-19, pemerintah desa cukup kewalahan menanggulangi kebutuhan masyarakat terutama yang positif terpapar Covid-19,” ujar Dhani.

Baca Juga:   Bupati Garut Senang Masjid Jami Hujung yang Berusia 100 Tahun Dibangun

Meskipun demikian, tambah dia, satgas desa selalu mengintruksikan satgas di tingkat RT dan RW agar terus memantau seluruh kebutuhan masyarakat agar terus dikoordinasikan dengan satgas tingkat desa maupun tim medis dari UPT Puskemas.

“Selain intruksi agar patuh terhadap protokol kesehatan dan tidak berkerumun, kita selalu intruksikan satgas di tingkat RT dan RW agar terus memantau kebutuhan masyarakat agar bisa dikoordinasikan dengan satgas di desa dan tim medis di puskesmas untuk memastikan semua kebutuhan warga yang positif terpenuhi, termasuk pelayanan kesehatannya,” terang Dhani.

Baca Juga:   Tinjau Bendungan Jragung, Menteri Pekerjaan Umum Beberkan Fungsi Strategis Dukung Program Swasembada Pangan

Ia juga terus mengimbau kepada karyawan pabrik sepatu PT Changsin yang berlokasi di Desa Ciburial agar selalu patuh terhadap protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah agar kasus positif Covid-19 bisa ditekan dan tidak terjadi lonjakan kasus lagi.

“Kita juga meminta agar pihak perusahan lebih aktif dan peduli berpartisipasi dalam upaya penanggulangan dan pencegahan Covid-19 yang terjadi di luar pabrik,yaitu di lingkungan Desa Ciburial,” pungkas Dhani. (Respati)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *