oleh

Polisi Perketat Jalan Utama Menuju Perkotaan Garut Jelang Idul Adha

GOSIPGARUT.ID — Kepolisian Resor Garut dan petugas gabungan lainnya memperketat jalan utama dengan memeriksa tujuan setiap pengendara sebelum masuk perkotaan Kabupaten Garut, untuk membatasi mobilisasi masyarakat dan arus mudik menjelang Idul Adha karena masih diberlakukan PPKM darurat.

“Penyekatan di luar perbatasan yang tentunya cara bertindak-nya adalah memastikan dan mengantisipasi arus mudik terkait Lebaran Idul Adha,” kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Minggu (18/7/2021).

Ia menuturkan, sejumlah personel gabungan dari Polres Garut, TNI, dan Dinas Perhubungan melakukan operasi penyekatan di jalur perbatasan Kabupaten Garut dengan kabupaten lainnya seperti di Kadungora, Cilawu, dan Malangbong.

Petugas yang melakukan operasi penyekatan di wilayah perbatasan itu, kata Wirdhanto, akan memeriksa setiap pengendara dari luar kota terkait tujuannya, kemudian diminta menunjukkan surat kesehatan negatif Covid-19 dan sertifikat vaksinasi.

Baca Juga:   Polisi Garut Tangkap Ibu Pembuang Bayi di Kebon Cabai Malangbong

“Kami menanyakan kepada para pengemudi atau para pengendara untuk menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 ataupun juga sertifikat vaksinasi,” tuturnya

Jika pengendara mampu menunjukkan surat keterangan sehat itu, kata Wirdhanto, maka diperbolehkan untuk masuk Garut. Sedangkan yang tidak memiliki keterangan akan diputarbalikkan ke daerah awal pemberangkatan.

“Bagi yang tidak (memiliki surat keterangan) akan kami putar balikkan,” ucap Kapolres.

Baca Juga:   Tak Punya BPJS, Guru Honorer Sakit Stroke di Garut Butuh Bantuan Berobat

Ia menyampaikan ada lima titik yang ditingkatkan operasi penyekatan arus kendaraan untuk menekan mobilisasi orang selama PPKM Darurat dan menjelang Idul Adha.

Wirdhanto berharap operasi penyekatan di perbatasan kabupaten itu bisa lebih menekan lagi mobilitas masyarakat sehingga penyebaran wabah Covid-19 bisa berkurang atau bebas dari penularan.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami telah mencapai 20-30 persen pengurangan mobilitas masyarakat, jika berbicara target harapannya bisa mencapai di titik hijau yaitu lebih dari 30 persen,” katanya. (Ant)

Baca Juga:   Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Barang Berharga Penunggu Pasien RSUD Garut

Komentar

Berita Terkait