Kesehatan

Dinkes Garut Waspadai Penularan Covid-19 di Klaster Tempat Wisata

×

Dinkes Garut Waspadai Penularan Covid-19 di Klaster Tempat Wisata

Sebarkan artikel ini
ODP Covid-19. (ILUSTRASI/Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan adanya klaster baru penularan wabah Covid-19 di tempat wisata yang selama ini banyak kunjungan wisatawan selama libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Kemungkinan bisa saja (klaster wisata) kemungkinan,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (16/5/2021).

Ia menyampaikan, pihaknya sudah mengetahui adanya tempat wisata di Garut yang ramai dikunjungi wisatawan saat libur Idul Fitri, salah satunya Pantai Santolo.

Baca Juga:   Korban Keracunan Sate Jebred di Cilawu Kini Jadi 54 Orang, Kadiskes Garut: Masih Dilakukan Penyelidikan

Keramaian orang di tempat wisata itu, kata Leli, kemungkinan bisa terjadi penularan Covid-19 meskipun sulit untuk mendeteksi penularannya karena di tempat wisata atau bawaan wisatawan.

“Memang sekarang itu untuk mengidentifikasi klusternya dari, misalnya apa itu efek dari wisata atau memang sebelumnya sudah bawaan, kita juga susah untuk mengidentifikasi,” ujar dia.

Leli mengungkapkan saat ini penyebaran wabah Covid-19 di Garut telah menunjukkan penurunan kasus, meski begitu tetap menjadi perhatian pemerintah untuk tetap mengantisipasinya.

Baca Juga:   Lima Puskesmas di Garut Berstatus Madya, Satu di Garut Selatan

Tim medis di lapangan, kata dia, tetap melakukan penelusuran dan pemeriksaan kesehatan terhadap orang yang menunjukkan gejala maupun pernah kontak fisik dengan pasien positif Covid-19.

“Kalau tidak ada gejala tapi ada kontak fisik kita langsung karantina secara mandiri, kalau berat dirawat di rumah sakit,” kata Leli.

Ia menambahkan tim medis di lapangan juga melakukan tes antigen secara acak selama musim libur Idul Fitri untuk mendeteksi secara dini penularan wabah Covid-19.

Baca Juga:   Dinas Kesehatan Garut Kaji Daerah yang Aman untuk KBM Tatap Muka

Selama tes antigen di tempat penyekatan maupun di objek wisata, kata Leli, hasilnya semua negatif terkonfirmasi Covid-19.

“Dari 200 sampel di lokasi penyekatan dan wisata semua hasil tes cepat antigen negatif,” katanya. (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *