Berita

Gerakkan Ayo Masuk Sekolah di Garut Akan Dimulai Maret Ini

×

Gerakkan Ayo Masuk Sekolah di Garut Akan Dimulai Maret Ini

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Bupati Rudy Gunawan ke salah satu SD di Kecamatan Sucinaraja, belum lama ini. (Foto: Yan AS)

GOSIPGARUT.ID — Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di ruang kelas sekolah Kabupaten Garut segera dimulai. Bupati Rudy Gunawan mengatakan kegiatan awal yang akan dilakukan pada Maret ini yaitu membersihkan sekolah mengingat fasilitas ini sudah lama tidak digunakan.

“Setelah lebaran (sekolah dimulai) tapi gerakannya itu akan kita mulai dari sekarang. Ya mulai dari bisi aya rambat lancah di sakola (sarang laba-laba di sekolah). Anak-anak ini kita akan coba nah inilah gerakan menuju ke sekolah ini dari tanggal 22-28 (Maret) ini,” ucap dia, Selasa (16/3/2021).

Rudy menyatakan, dipertimbangkannya kembali dimulai kegiatan belajar di sekolah di Kabupaten Garut, karena sudah lebih dari 13 kecamatan yang termasuk kedalam zona hijau.

Baca Juga:   Bupati Garut Buka Sosialisasi Pengadaan Barang/Jasa, Tegaskan Integritas dan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

“Berdasarkan kajian dari Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, bahwa ini adalah jalur (zona) hijau. Statusnya hijau atau kuning itu bisa dilakukan sekolah dan itu benar-benar diperhatikan. Jadi dalam dua bulan ini ada yang sudah sekolah, bisa sekolah di zona-zona sekarang ini kecamatan yang zona hijau itu sudah lebih dari 13 kecamatan,” ujar dia.

Rudy menuturkan akan menggelorakan Ayo Masuk Sekolah sebelum KBM di Kabupaten Garut dimulai kembali. “Karena di Garut ini akan dilakukan Gerakan Ayo ke Sekolah, nah persiapan dalam dua bulan ini. Ada dalam dua bulan ini ada percobaan di zona yang kuning, di zona yang hijau,” katanya.

Baca Juga:   Heboh Warung Makan Sediakan Daging Babi di Garut, Ini Tanggapan Kepala Diskannak Beni Yoga

Rudy menuturkan bahwa pihaknya akan mengundang sekolah swasta untuk menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan menuju dilaksanakannya kembali kegiatan belajar di sekolah.

“Nanti kita akan mengundang sekolah-sekolah swasta bagaimana langkah-langkah konkretnya karena kita tidak bisa untuk terus seperti ini,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong mengatakan pihaknya telah melakukan sterilisasi sekolah melalui program relaksasi BOS (Biaya Operasional Sekolah) selama dua tahun anggaran.

“Kami sudah mensterilisasikan sekolah melalui program relaksasi BOS. Jadi selama dua tahun anggaran BOS itu difokuskan untuk kesiapan protokol kesehatan, artinya maskernya juga termasuk sarana cuci tangan pakai sabun, termasuk juga disinfektan termasuk yang lainnya,” ucap dia.

Baca Juga:   Pj Bupati dan Forkopimda Garut Terima Audensi dari Kelompok Cipayung Plus, Bahas Pelayanan Publik

Totong berterimakasih kepada Bupati Rudy Gunawan yang telah memberi dukungan dengan adanya Gerakan Ayo Masuk Sekolah di Kabupaten Garut.

“Saya sangat berterimakasih kepada Pak Bupati yang sudah mensupport untuk ada Gerakan Ayo Masuk Sekolah dan ini akan menjadi motivasi bagi kami. Jadi pada prinsipnya sekolah, stakeholder pendidikan yang ada di kami itu sudah mempersiapkan diri,” jelasnya. (Yan AS)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *