oleh

11 Kepala Daerah di Jabar yang Terpapar Covid-19, Ini Daftarnya

GOSIPGARUT.ID — Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan wakilnya Yana D Putra terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka mengumumkan keadaan kesehatannya melalui kanal YouTube Diskominfo Ciamis yang diunggah Sabtu (27/2/2021) dinihari.

Positifnya dua kepala daerah ini, menambah deretan kepala daerah di Jabar yang terpapar virus Corona sejak pandemi merebak. Tercatat, saat ini terdapat 11 kepala daerah di Jabar yang positif Corona. Siapa saja ?

1. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya

Herdiat tengah menjalani proses vaksinasi Covid-19 saat terkonfirmasi terpapar virus Corona. Ia baru mendapatkan satu kali suntikan.

“Memohon doa kepada masyarakat Tatar Galuh, bahwa saya dan keluarga istri dan anak terpapar Covid-19. Tapi kami dengan keluarga tidak bergejala, tidak terasa apa-apa, sehat walafiat,” ujar Herdiat.

Dia meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap mempedomani protokol kesehatan dengan ketat. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Herdiat pun menyatakan telah berkoordinasi dan melaporkan kondisi ini kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Alhamdulillah Gubernur Jawa Barat Kang Emil akan secepatnya membantu melakukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Ciamis,” kata Herdiat.

2. Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra

Lain halnya dengan Herdiat, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra telah mendapatkan dua kali suntik vaksin Covid-19 yakni pada 16 Februari. Namun, karena belum sampai 28 hari, Yana sudah terpapar virus Corona. Sebab, menurut Dinas Kesehatan Ciamis, antibodi baru terbentuk 28 hari setelah divaksinasi.

Yana pun menyampaikan hal yang sama dengan Herdiat. Berdasarkan hasil tes PCR yang dilaksanakan pada Jumat (26/2), dia hasilnya positif.

“Secara umum tidak merasakan batuk, sesak napas dan lainnya. Saya akan melakukan isolasi mandiri sampai tes lagi dinyatakan negatif. Mohon doa supaya diberikan kesembuhan,” ujar Yana.

3. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata terpapar Covid-19 usai mengikuti acara pertemuan di Bandung. Jeje diketahui positif Corona berdasarkan tes swab. “Ya benar saya dinyatakan positif Corona,” kata Jeje via sambungan telepon.

Ia mengatakan, pada Jumat lalu menggelar pertemuan dengan beberapa kawannya di Bandung. Termasuk bertemu dengan Wabup Adang.

4. Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari

Sama halnya dengan Jeje, Wakil Bupati Adang Hadari terpapar setelah bepergian dari Bandung, sedangkan istrinya terpapar setelah pulang dari Sumbawa NTB.

5. Bupati Bandung Barat Aa Umbara

Baca Juga:   Termasuk Garut, 7 Daerah Belum Terapkan Vaksinasi Secara Maksimal

Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan istrinya Yuyun Nuningsih postiif Covid-19 dari hasil swab test. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Asep Sodikin.

Sebelumnya Aa Umbara selama 12 hari tidak berkegiatan di lingkungan Pemkab Bandung Barat karena sakit. “Kemarin komunikasi langsung dengan Pak Bupati (Aa Umbara), kalau pak bupati dengan istri terpapar Covid-19. Saat ini, dari nada suara masih dalam kondisi pemulihan,” ujar Asep di Kantor Pemkab Bandung Barat, Rabu (13/1).

Aa dan istrinya menolak untuk dirawat di rumah sakit meski masuk dalam kategori pasien bergejala, mereka memilih untuk dirawat di rumahnya dengan bantuan alat dan perawatan dokter pribadinya. “Ada gejala klinis batuk dan sesak nafas. Masa kritisnya hari kelima sampai ketujuh kemarin, alhamdulillah kondisinya sudah membaik,” tutur Asep.

6. Wali Kota Bandung Oded M Danial

Wali Kota Bandung Oded M Danial positif terpapar Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Oded melalui Instagram @humasbdg, Jumat (8/1/2021) pagi. “Warga Kota Bandung yang Mang Oded cintai, Mang Oded menginformasikan bahwa saat ini Mang Oded positif terpapar virus corona,” kata Oded.

Oded menyebut, meskipun terpapar dirinya tidak mengalami gejala apapun dan saat ini ia sudah melakukan isolasi mandiri. “Mang Oded terpapar Covid-19 ini yang kategori tanpa gejala, saat ini Mang Oded sudah melakukan karantina mandiri,” ucapnya.

Oded mengimbau, kepada siapapun yang sudah melakukan kontak dengan dirinya agar melakukan isolasi dan bila ada gejala segera ke puskesmas untuk ditindaklanjuti.

“Mang Oded menghimbau siapapun yang melakukan kontak dengan mang Oded selama lebih 12 menit, dalam jarak kurang dari satu meter, dari Tanggal 4-7 Januari agar melakukan karantina mandiri, jika kemudian ada gejala umum yang diderita oleh pasien Covid-19 agar secepatnya menghubungi puskesmas terdekat,” imbaunya.

Ia juga meminta doa kepada warga Kota Bandung, agar segera sembuh dari virus Covid-19 ini. “Mang Oded juga memohon doa kepada warga Kota Bandung, agar segera disembuhkan dan melalui proses karantina ini tanpa kendala,” harapnya.

Tak hanya itu, Oded juga mengimbau kepada warga Kota Bandung agar tetap menjaga protokol kesehatan.

7. Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto merupakan kepala daerah pertama di Jawa Barat yang positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Ia dinyatakan positif Corona setelah menerima hasil tes swab kemarin (19/3) sore.

Baca Juga:   Pasien Sembuh Covid-19 di Jawa Barat Terus Bertambah

“Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes swab yang menunjukkan positif Covid-19,” ujar Plt Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Jumat (20/3/2020).

Sri mengatakan tes swab tersebut dilakukan di Rumah Sakit Bogor Senior. “Tes sendiri dilaksanakan pada Selasa 17 Maret 2020 oleh RS Bogor Senior Hospital,” kata Sri.

Sebelumnya, Bima Arya sempat menyandang status sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona. Ia berstatus ODP setelah sempat pergi ke Turki dan Azerbaijan selama delapan hari.

Setelah menjalani isolasi di rumah selama sepakan di rumah, Bima Arya pun dinyatakan sembuh.

“Bagi Saudara-saudara yang masih terpapar Covid-19, tetap optimistis, positive thinking. Dengan kekuatan mental kita, dengan keimanan kita, insyaallah kita bisa lalui ini,” kata Bima Arya.

8. Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana diketahui terkonfirmasi Covid-19. Ia pun mengumumkan hasil tes swab-nya melalui akun Instagram pribadinya pada pertengahan Maret lalu.

“Saya sendiri pun yang nggak bergejala, dinyatakan positif,” ucap Cellica dalam videonya.

Sebelumnya, Cellica menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat di Hotel Swiss Bell Inn, Kabupaten Karawang pada 9 Maret 2020. Dalam acara tersebut, muncul klaster Hipmi, yang merupakan klaster pertama yang teridentifikasi di Jabar.

Usai menjalani isolasi, Cellica pun menyatakan hasil swab keduanya yang menunjukkan negatif dari virus Corona. “Hari ini, Senin tanggal 13 April 2020 tadi siang menjelang sore, kami mendapatkan informasi bahwa hasil swab kedua dari saya. Alhamdullilah dinyatakan negatif oleh Balitbang Kemenkes,” kata Cellica.

9. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana merupakan kepala daerah kedua di Jabar yang terkonfirmasi Covid-19. Kabar tersebut disampaikan secara langsung oleh Yana melalui akun Instagram pribadinya.

Kondisi kesehatan Yana Mulyana memang sempat menjadi pertanyaan sejumlah pihak. Pasalnya, sudah cukup lama orang nomor dua di Kota Bandung ini sempat tidak muncul di depan publik.

“Saya Yana Mulyana, Wakil Wali Kota Bandung, setelah mengalami demam dan melakukan tes Corona Covid-19 beberapa hari lalu dan hari ini hasilnya telah keluar, dinyatakan saya positif Corona Covid-19,” ujarnya dengan napas tersengal-sengal, Senin (23/3/2020).

Baca Juga:   113 Kasus, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Garut Tertinggi di Jabar

Yana pun masuk ke dalam klaster Musda Hipmi di Karawang, bersama dengan Cellica. Ia pun kemudian menjalani isolasi selama lebih dari 10 hari di RS Hasan Sadikin Bandung.

“Alhamdulillah setelah sekian lama saya diisolasi karena positif Covid-19, hari ini hasil swab test yang kedua saya telah dinyatakan negatif,” kata Yana dalam video yang diunggah di Instagram-nya, Jumat, (27/3/2020).

Ia mengungkapkan, bukan hal mudah baginya untuk menempuh masa isolasi setelah dinyatakan positif corona.

10. Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin positif Covid-19. Ia menyampaikan kabar tersebut melalui keterangan tertulis.

“Warga Kabupaten Bogor yang saya cintai, di tengah padatnya aktivitas yang saya jalani, saya rutin melakukan pemeriksaan reguler dengan swab test. Hasil terakhir, saya dinyatakan positif Covid-19,” kata Ade, Rabu (18/11/2020).

Ade meminta warga Kabupaten Bogor untuk tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. “Saya berpesan kepada semuanya, Covid-19 bisa mengenai siapa saja. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer/sabun, serta perkuat daya tahan atau imunitas tubuh kita,” ujarnya.

“Oleh karena itu, mohon doa dan dukungannya agar saya segera pulih dan bisa kembali melakukan aktifitas seperti biasa. Tak lupa saya pun mendoakan kepada seluruh warga Kabupaten Bogor agar selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari Covid-19,” kata Ade menambahkan.

11. Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono

Imam Budi Hartono dilantik sebagai wakil wali Kota Depok dari Rumah Sakit Mitra Keluarga. Pasalnya, politikus PKS itu masih menjalani perawatan karena positif Covid-19.

“Pelantikan dilaksanakan di Bandung, di Gedung Merdeka, tapi karena saya Covid-19, saya dilantiknya daring, di Rumah Sakit Mitra di sini. Karena protokol Covid-19 di Rumah Sakit itu ketat dan tidak semua orang bisa masuk, besok hanya bagian IT yang bisa masuk untuk membantu jaringan agar pelantikan bisa lancar bagi kami di sini,” kata Imam, Kamis (25/2/2021).

Ia mengaku saat ini kondisi tubuhnya sudah lebih bugar, setelah menjalani 12 hari perawatan di rumah sakit. Ia berharap, hari Senin (1/3) nanti hasil swab-nya bisa menunjukkan hasil negatif. ***

Komentar

Berita Terkait