oleh

Baznas Garut Salurkan Bantuan Bibit Ikan bagi 16 Kelompok Tani Sariban

GOSIPGARUT.ID — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, salurkan bantuan bibit ikan dan pakan bagi 16 kelompok tani budidaya ikan sariban, di wilayah Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Garutkota, Kabupaten Garut.

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd. Aas Kosasih mengatakan, bantuan tersebut murni dari aspirasi masyarakat RW setempat, juga sporting dari Camat Garut Kota dan berkolaborasi dengan Baznas Garut.

“Kebetulan Baznas mempunyai lima program, dan ini masuk pada program Garut Makmur. Yaitu untuk mendorong masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan dan budidaya ikan,” ujar Aas.

Tapi sebelumnya, lanjut dia, yang menjadi perhatiannya, yaitu selokan yang tadinya sebagai tempat sampah, namun atas inisiatif masyarakat sampah tersebut dibersihkan lalu dijadikan tempat budidaya ikan atau sariban.

Baca Juga:   Antisipasi Bencana Longsor, Pemkab Garut Siagakan Delapan Kendaraan Alat Berat

“Saya itu tertarik sekali dengan Pak Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, sehingga tidak mustahil ke depan daerah ini bisa diciptakan beberapa dimensi. Pertama, tempat wisata dengan ditata sedemikian rupa. Kemudian kedua dimensi tentang lingkungan hidup yang peduli dengan kebersihan,” ungkap Aas.

Ia menjelaskan, bantuan pertama ini, yaitu bantuan bibit ikan nila nirwana yang merupakan kwalitas baik dengan pakan ikannya selama 2 – 3 bulan ke depan, merupakan kepedulian Baznas untuk mendorong masyarakat khususnya dalam rangka penangan pandemi Covid-19.

Baca Juga:   Partai Berkarya Garut Soroti Praktek "Beli Suara" yang Terkesan Dibiarkan

“Dengan kehadiran kami dalam bantuan ini diharapkan menjadi pendorong kemajuan daerah dan menjadi cikal bakal tentang pengadaan sumber protein dari ikan air tawar,” kata Aas.

Ia pun berharap, agar penerima bantuan dapat memanfaatkan dengan baik bantuan tersebut, sehingga penghasilan mustahik (penerima zakat/sedekah) bisa meningkat.

“Jika penghasilan penerima manfaat meningkat, artinya kita sebagai pemberi bantuan berkontribusi dalam program pemerintah untuk menekan angka kemiskinan,” ujar Aas. (Yuyus)

Baca Juga:   DAK Pendidikan Garut Dikurangi 50 Persen, Karena Sekolah Tidak Jujur?

Komentar

Berita Terkait