oleh

Puskesmas Cipanas Terus Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Sekolah

GOSIPGARUT.ID — Meskipun rencana sekolah tatap muka di Kabupaten Garut belum ada kepastian kapan waktunya akan digelar, namun Puskesmas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, terus mensosialisasikan pentingnya mentaati protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Belum lama ini, pusat kesehatan masyarakat itu megadakan pertemuan dengan para guru UKS tingkat SMP dan tingkat SMA yang berada di zona merah tersebut.

“Anak-anak yang berada di zona merah, hingga kini belum bisa melaksanakan belajar tatap muka. Tetapi tahapan protokol kesehatan, bilamana nanti dilaksanakan sekolah tatap muka, kami sudah sampaikan apa yang harus mereka kerjakan sesuai dengan protokol kesehatan di sekolahnya masing-masing,” tutur Kepala Puskesamas Cipanas,Hj. Husnul Khotimah, S.ST.

Dalam pertemuan itu, pihak Puskesmas Cipanas juga menyampaikan pentingnya remaja putri usia SMP dan SMA mengkonsumsi tablet FE untuk tambah besi, yang juga menjadi program rutin di Puskesmasnya.

Baca Juga:   Di Cisewu, Mahasiswa Garut Sampaikan Informasi Soal Obat Antibiotik

“Kami punya program pemberian tablet tambah besi kepada remaja putri, karena mereka merupakan calon ibu melahirkan. Pemberian tablet ini setiap satu minggu satu kali selama 52 minggu. Dalam hal ini para guru UKS di tingkat SMP dan SMA wajib memantau untuk memastikan kalau siswanya itu betul-betul mengkonsumsi tablet tambah besi ini, meskipun masih dalam suasana belajar daring,” kata Husnul.

Baca Juga:   Dewan Pendidikan Garut Gelar Sosialisasi Tugas dan Fungsi Komite Sekolah

Ditemui usai acara yang digelar di komplek sekolah Almasduki itu, Urip Hidayat, guru UKS MTS Persis Rancabango, mengatakan, melalui sosialisasi yang disampaikan oleh kepala puskesmas, Kapolsek Tarogong Kaler Masrokan, dan Camat Tarogong Kaler Aep, dirinya mendapatkan pencerahan.

“Alhamdulillah kami mendapatkan pencerahan lagi. Jadi, insha Alloh kalau nanti dilaksanakan sekolah tatap muka, kami akan melaksanakan protokol kesehatan sesuai ketentuan, seperti yang disampaikan oleh kepala Puskesmas, Pak Kapolsek, dan pihak kecamatan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, dalam waktu berbeda, kembali Puskesmas Cipanas melaksanakan sosialisasi untuk guru-guru PAUD, TK, SD. Dari sosialisasi ini, lahir kesepakatan antara para guru dan pihak Puskesmas, yakni:

Baca Juga:   Forkopkes Garut Minta Jaminan Keamanan Selama Penanganan Covid-19

1. Sekolah siap melaksanakan prosedur yang telah ditentukan oleh para pemangku kebijakan, tentang kesiapan pembelajaran tatap muka, di mana sebelum dilaksanakan pembelajaran tatap muka, sebaiknya para guru dan siswa dilakukan tes swab.

2. Pendistribusian obat cacing untuk SD/MI dititipkan ketika rapat kepala sekolah sesuai jadwal rapat awal bulan. Untuk TK, PAUD, RA dan Kober dititipkan ke Posyandu paling telat bulan Oktober 2020 diberikan kepada anak atau Balita. (Yuyus)

Komentar

Berita Terkait