GOSIPGARUT.ID — Berawal dari niat menolong yang mengalami keseleo, patah tulang, dan urat kejepit, akhirnya menjadi keahlian khusus yang jarang dimiliki orang lain. Keahlian itu juga yang kini dimiliki Wa Entang (70), warga Kampung Cikarees, Desa Padasuka, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.
Pria yang sehari-hari bekerja di bidang pembuatan mebeler ini sudah tidak bisa menghitung lagi berapa pasien yang berhasil disembuhkannya. Pasiennya pun datang dari berbagai daerah dan berbagai kalangan. Maklum, jasa pijat patah tulang Wa Entang tidak memasang tarif bayaran.
Di tengah mahalnya biaya pengobatan, mungkin ini cara alternatif memberi pengobatan yang mudah dan murah, serta terbukti berhasil sangat membantu masyarakat.
“Awalnya sekitar tahun 2000-an. Saat itu usia juga lima puluh tahun,kebetulan pekerjaan dari PT KAI mengajukan pensiun dini, sehingga saat itu banyak waktu luang dimanfaatkan dengan olahraga volly. Awalnya menolong anak-anak pemain volly yang keselo,” Ujar Wa Entang, bercerita awal ia terjun ke dunia pijat tulang,
Ia yang ditemui di rumahnya, Rabu (27/5/2020), mengaku keahlian yang kini dimilikinya dikuasai secara otodidak namun tidak dipungkiri dibarengi bakat.
“Selalu ada rasa penasaran untuk terus bisa menguasai masalah ortopedi dan memecahkan masalah yang dihadapi pasien di bidang ortopedi. Jika ada pasien selalu timbul tekad untuk harus bisa menolong menyembuhkannya,” terang Wa Entang.
Ia mengaku bersyukur memiliki keahlian yang bisa bermanfaat untuk menolong sesama. Karena keahliannya adalah keahlian langka,pijat patah tulang hanya bisa dilakukan oleh orang yang berul-betul ahli karena harus bisa mengembalikan posisi tulang yang patah ke posisi semula tanpa ada resiko.
Ke rumah Wa Entang, setiap hari selalu ada pasien yang datang meski tidak ada papan nama. Semua yang datang pun mengaku mendapatkan informasi dari mulut ke mulut.
Salah seorang pasien asal Jakarta,Bambang Brotopitoyo mengaku datang ke Wa Entang karena sering mendengar ceritera tentang keahlian pijit patah tulang Wa Entang yang sudah tidak diragukan lagi. Jika patah tulang memang membutuhkan proses penyembuhan setelah posisi tulang dikembalikan ke posisi semula.Tetapi jika hanya keseleo sekali raba pun langsung sembuh.
“Sudah sangat profesional dan tidak komersial. Berapa pun imbalannya ia layani,” ungkap Bambang yang mengaku datang ke Wa Entang karena terjatuh dari sepeda motor sehingga tangannya keseleo. (Respati)


.png)












Wa Entang, anak saya jari2 nya aga bengkok. Krn suka dipake ngempeng setiap tidur. Bisa berobat ke wa Entang?