oleh

Ini Tiga Korban Luka Tabrakan Bus Budiman dengan Doa Ibu di Garut

GOSIPGARUT.ID — Tiga orang terdiri dari dua penumpang dan satu sopir mengalami luka-luka akibat dua bus umum “Doa Ibu” dan “Budiman” bertabrakan di Jalan Raya Limbangan-Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (28/5/2019), hingga harus dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Garut, AKP Rizky Adi Saputro mengatakan, insiden itu hanya menyebabkan kerusakan pada kedua bus dan tiga orang mengalami luka ringan, sedangkan penumpang lainnya selamat.

“Akibat dari kejadian tersebut tiga orang mengalami luka-luka serta kedua kendaraan rusak,” ucapnya.

Baca Juga:   Caleg PKB Ini Menilai Banser Geruduk Kantor Disdik Garut Langkah Tepat

Rizky menyebutkan, ketiga identitas yakni pengemudi Bus Doa Ibu bernama Asep Rustandi (45) warga Kampung Padamukti, Desa Tegalega, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Selanjutnya kedua penumpang Bus Doa Ibu yakni Ayi Siti Zakiah (20) mahasiswa asal Kampung Pasirjaya, Desa Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kabupaten Tasikmalaya dan Safitri (16) status pelajar warga Kampung Cipisitan, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

Bus Doa Ibu yang terperosok ke pinggir jalan setelah bertabrakan dengan bus Budiman. (Dokumen Polres Garut)

“Kerugian materi diperkirakan Rp50 juta. Untuk korban sekarang di Puskesmas Sukamerang,” ujar Rizky.

Baca Juga:   Gubernur Jabar: Di Garut Selatan Ada Potensi Dibangun Bandara

Ia mengungkapkan, dua bus yang bertabrakan itu terjadi di Jalan Raya Limbangan-Malangbong tepatnya di Kampung Wedasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika Bus Doa Ibu Nomor Polisi Z-7879-HB melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, kemudian menabrak bagian belakang Bus Budiman Nomor Polisi Z-7773-HC.

Rizky mengatakan sopir bus saat di jalan yang kondisinya menikung tidak konsentrasi hingga akhirnya menabrak bagian bus yang ada di depannya.

Baca Juga:   Menelusuri Jalur Kereta Api yang Akan Direaktivasi Gaya Seniman Garut

“Jalan yang menikung ke kanan dan agak menurun tidak konsentrasi sehingga bertabrakan dengan kendaraan Bus Mercy Budiman,” kata Rizky.

Ia menambahkan, kondisi kedua bus dilakukan evakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur mudik lintas provinsi itu.

Selanjutnya, kata Rizky, kedua sopir menjalani pemeriksaan untuk menjelaskan peristiwa tabrakan tersebut. “Sopir dimintai keterangan bukan diamankan,” katanya. (Ant/Gun)

Komentar

Berita Terkait