oleh

Waspada, 177.155 Pemudik dari Zona Merah Berpotensi Datang ke Garut

GOSIPGARUT.ID — Walaupun Kabupaten Garut diklaim menjadi zona biru setelah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperingatkan potensi kedatangan pemudik dari zona merah ke Kabupaten Garut.

Berdasarkan data Pemprov Jabar, sebanyak 177.155 pemudik yang kebanyakan dari zona merah berpotensi datang ke Kabupaten Garut. Selama ini sudah ada 70.862 pemudik yang sampai di Garut.

“Ada kemungkinan 720 ribu dari 3,8 juta pemudik tahunan di Jawa Barat yang ngotot pulang mudik tahun ini. Kabupaten Garut harus paling waspada, karena potensi pemudiknya paling besar se-Jawa Barat,” katanya di Gedung Pakuan, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga:   1.226 Ha Lahan Pertanian di Garut Dilanda Kekeringan, 202 Ha Gagal Panen

Pada tahun sebelumnya pun, jumlah pemudik paling besar di Jawa Barat memiliki tujuan ke Kabupaten Garut. Tahun lalu, gelombang pemudik ke Garut diantisipasi bersamaan dengan gelombang wisatawan.

Gubernur pun meminta masyarakat untuk tidak mudik dulu tahun ini. “Dari zona merah memiliki potensi besar membawa virus Covid-19 ke kampung halaman. Orangtua di Ciamis, Bandung, Cianjur, dan Sumedang, menjadi pasien Covid-19, tertulari sanak saudaranya yang memaksa mudik,” katanya.

Baca Juga:   Wabup Helmi Prediksi 200 Ribu Pemudik Masuk Garut Mulai H-7 Idul Fitri

Berdasarkan data tersebut, pemudik dalam jumlah besar pun berpotensi terjadi di Kota Bekasi, yakni 75 ribu pemudik, sedangkan 30 ribuan pemudik sudah sampai di Kota Bekasi. Potensi pemudik lainnya adalah ke Kabupaten Ciamis, yakni 37.500, sedangkan 15.000 pemudik sudah sampai di Ciamis.

Yang harus diwaspadai pun adalah kepulangan TKI ke sejumlah daerah di kawasan pantura, yakni di Kabupaten Indramayu sebanyak 21.480 TKI, dan Kabupaten Cirebon 11.653 TKI. (Trbn)

Komentar

Berita Terkait