oleh

Gegara Utang Rp15 Ribu Adul Bacok dan Bakar Nenek Iyah Hingga Tewas

GOSIPGARUT.ID — Abdul Aziz alias Adul (20) menghabisi nyawa Nenek Iyah (65) gara-gara tak terima persoalan utang sebesar Rp 15 ribu yang keluarganya miliki jadi buah bibir tetangga. Adul menyesali perbuatan sadisnya itu.

“Saya khilaf, saya minta maaf,” ucap Adul, Senin (16/9/2019).

Ia sakit hati lantaran utang ibunya kepada korban itu diperbincangkan warga setempat. Adul menuding korban menyebarluaskan persoalan utang tersebut.

Menurut pengakuan Adul, ia berjumpa dengan korban di sebuah gubuk tengah sawah, Kampung Lebak Jero, Desa Jaya Bakti, Banjarwangi, Garut, Sabtu (14/9/2019).

Baca Juga:   Setelah Buron, Satu Lagi Pemeran Video Porno di Garut Ditangkap Polisi

“Pas kejadian saya mau ambil madu, di tengah kebun ketemu sama dia (korban). Langsung saya bacok tiga kali. Enggak ada niat sebelumnya. Spontanitas saja,” ujar dia.

Jasad korban lalu Adul bawa ke gubuk, dan membakarnya. “Dibakar pakai jerami dan disulut api dari korek,” terang Adul.

Pemuda ini dihadirkan di Mapolres Garut. Adul terlihat tak bisa berdiri lantaran kakinya ditembak polisi. Ia terlihat menggunakan penutup wajah dan duduk di belakang polisi.

Baca Juga:   Dua Pemuda Tewas Akibat Minuman Keras Oplosan di Tasikmalaya

Adul nekat membunuh, lalu membakar jasad tetangganya, Iyah (65). Perbuatan sadis Adul dipicu permasalahan sepele dengan nenek tersebut.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan tersangka Adul sakit hati karena tersinggung oleh perkataan korban.

“Kejadian ini motifnya gara-gara uang Rp 15 ribu,” kata Budi di Mapolres Garut.

Sebelum kejadian pembunuhan, ibu Adul meminjam uang Rp 15 ribu kepada korban. Korban disebut-sebut menyebarluaskan gosip tentang utang tersebut kepada para tetangga.

Baca Juga:   Tersengat Listrik, Sopir TK di Garut Tewas, Dua Temannya Alami Luka Bakar

Menurut Budi, persoalan utang itu menjadi obrolan warga sekampung. Adul marah mendengar kabar tersebut. “Saat korban bertemu pelaku di lokasi pada hari Sabtu, pelaku langsung membacok korban hingga meninggal,” tuturnya.

Setelah itu, Adul membakar jasad Iyah. Ia langsung kabur setelah berbuat keji. “Dibakar menggunakan jerami. Jadi korban meninggal dulu, kemudian dibakar,” ucap Budi. (dtc/Fj)

Komentar

Berita Terkait