oleh

Pasar Sukajaya Ambruk, Satu Orang Masih Dirawat di Puskesmas Cisewu

GOSIPGARUT.ID — Karena kondisi bangunannya sudah lapuk dimakan usia, pasar Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, ambruk. Peristiwa naas tersebut terjadi pada Senin pagi (16/9/2019), sekira pukul 07:00 WIB, saat aktivitas di pasar itu sedang ramai-ramainya dipenuhi pembeli.

Akibat dari ambruknya bangunan pasar itu, tak pelak sejumlah pedagang dan pembeli tertimpa bangunan yang roboh. Untungnya, dari semua korban yang tertimpa bangunan, tidak ada yang menjadi korban jiwa.

Menurut Plt Camat Cisewu, Hery, S.PKP, jumlah korban sebanyak sembilan orang. Delapan mengalami luka ringan dan seorang yang mengalami luka parah. Korban luka parah saat ini masih dirawat di Puskesmas Cisewu.

“Korban luka parah adalah atas nama Tarsini (30), warga Kampung Dayamekar, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu. Ia mengalami luka parah di kepala dan luka ringan di bagian kaki akibat tertimpa material bangunan pasar. Tapi Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik,” kata Hery, saat dihubungi Senin sore (16/9/2019).

Baca Juga:   Longsor di Samida Selaawi, Jalur Garut -- Sumedang Tertutup

Ia menjelaskan, bangunan pasar yang ambruk itu sebanyak tiga los, di mana setiap los terdapat sepuluh kios. Penyebab bangunan ambruk lantaran usianya sudah cukup tua dan kondisinya lapuk. Pihak desa setempat sebelumnya sudah punya rencana untuk merenovasi bangunan pasar Desa Sukajaya yang selalu digunakan seminggu sekali, yakni tiap hari Senin.

Salah seorang korban ambruknya Pasar Desa Sukajaya. (Foto: Istimewa)

Kembali pada masalah korban, dikatakan Hery, tak lama setelah peristiwa itu, mereka langsung dievakuasi ke balai pengobatan terdekat oleh tenaga medis yang ada di lapangan. Namun khusus bagi Tarsini, karena mengalami luka parah, ia dilarikan ke Puskesmas Cisewu.

Baca Juga:   Bus Budiman dan Doa Ibu Bertabrakan di Garut, Tiga Orang Luka

“Untuk pembiayaan pengobatan dan perawatan korban di Puskesmas adalah tanggungjawab pihak pemerintahan Desa Sukajaya,” kata dia.

Hery menambahkan, selain melakukan evakuasi korban, upaya yang dilakukan jajaran pemerintah Desa Sukajaya dan Kecamatan Cisewu juga melakukan penyelamatan dan pengamanan barang dagangan, serta membersihkan reruntuhan bangunan pasar.

“Kemungkinan besar pasar itu akan direlokasi. Kami pun akan membangun pasar darurat agar pada hari Senin mendatang pasar bisa buka kembali,” ujarnya.

Baca Juga:   Bangunan SMP di Talegong Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

Hery menerangkan, saat peristiwa terjadi pihaknya dengan Kepala Desa Sukajaya sedang berada di Kota Garut dalam rangka mengikuti sejumlah kegiatan dinas. Begitu menerima informasi bangunan pasar ambruk, ia langsung memerintahkan Kades Sukajaya untuk pulang dan mengambil langkah-langkah dalam rangka penanganan masalah tersebut. ***

Komentar

Berita Terkait