Berita

Wagub Jabar Apresiasi Kreativitas Pemuda Cisewu Pembuat Mesin Pencacah Sampah

×

Wagub Jabar Apresiasi Kreativitas Pemuda Cisewu Pembuat Mesin Pencacah Sampah

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, tengah mengamati mesin pencacah sampah yang mampu mendaurulang menjadi pupuk organik di lapang Lemah Luhur Cisewu, Sabtu (27/7/2019). (Foto: Galih Pawarti)

GOSIPGARUT.ID — Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengapresiasi kreativitas salah seorang pemuda Desa/Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, bernama Yudi, yang berhasil membuat mesin pencacah sampah dan mampu mengubahnya menjadi sampah organik.

Apresiasi orang kedua di Pemprov Jabar ini disampaikan di lapang Lemah Luhur Desa Cisewu, selepas meresmikankan sarana olahraga (lapang futsal dan voly bal) di desa itu yang dibiayai oleh dana desa (DD), Sabtu (27/7/2019).

Dikatakan Uu, mesin ini memang perlu diteliti lebih seksama lagi oleh para ahli di bidangnya, terutama soal kandungan yang dihasilkan oleh mesin tersebut. Meski begitu, pihaknya sangat mengapresiasi terobosan teknologi itu, yang dibangun di tempat yang jauh dari keramaian kota.

Baca Juga:   CERARL Wall Panel Rilis Katalog Terbaru dengan Motif, Tekstur, dan Ukuran Baru

“Saya sempat mencoba langsung mesin ini. Sae pisan. Semoga Pemkab Garut bisa menindaklanjuti inovasi ini, agar bisa lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat luas,” ujar Wagub, didampingi Camat Cisewu, Doni Rukmana.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, sedang mendengarkan pemaparan tentang manfaat dan fungsi mesin pencacah sampah dari pembuatnya, Yudi, pemuda kreatif dari Desa Cisewu, Kabupaten Garut. (Foto: Galih Pawarti)

Menurut Uu, pemuda yang kreatif seperti Yudi adalah pemuda yang hebat. Meskipun tinggal berada jauh dari kota besar, tetapi inisiatif dan pemikirannya luar biasa. “Semoga kiprah dan usahanya menjadi amal ibadah,” kata dia.

Baca Juga:   Uu Ruzhanul Absen di Sidang Korupsi Dana Bansos, Ini Penjelasannya...!

Sementara Yudi, sang inisiator pembuat mesin pencacah sampah, menjelaskan awal dari keinginan menciptakan teknologi itu karena merasa khawatir dengan resiko (bahaya) yang ditimbulkan oleh banyaknya sampah yang tidak ditanggulangi.

“Mesin ini memang cukup efektif bisa memecah segala jenis sampah, termasuk plastik. Dari sampah-sampah tersebut kemudian dirubah menjadi pupuk organik. Di sini, sudah banyak petani yang merasakan manfaat pupuk dari daurulang sampah ini,” kata dia.

Baca Juga:   Bupati Garut Ancam Menutup Industri Kulit Sukaregang yang Tidak Miliki IPAL

Yudi menerangkan, pupuk organik yang dihasilkan dari daurulang mesin buatannya itu memang belum dikomersilkan, meskipun sampai saat ini sudah banyak petani di Cisewu yang menggunakannya. ***

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *