GOSIPGARUT.ID — Sebagian besar warga Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut mengeluhkan banyaknya penjualan minuman keras (miras) dan wanita kupu-kupu malam yang beraksi di seputaran Terminal Guntur, Jalan Merdeka, Kota Baru, dan Kherkof.
Banyaknya penjual miras yang mangkal di sekitar Kherkof membuat warga mengeluh, karena setiap melewati jalan tersebut pasti ditawari untuk membeli miras oleh para penjual yang berada di pinggir jalan itu. Ditambah lagi banyak wanita kupu-kupu malam yang keluar dari tempat hiburan.
Dani Mustofa, Ketua Karang Taruna Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, menyayangkan adanya penjualan miras tersebut. Apalagi sebentar lagi mau puasa Ramadhan. Ia mengatakan, ada sejumlah orang yang hingga kini masih nekat menjual miras di sana. Hal itu menimbulkan keresahan bagi warga setempat.
“Saya sangat menyayangkan hal ini masih terjadi di tempat kami. Seharusnya, penjualan miras sudah tidak ada lagi, karena sangat meresahkan warga. Apalagi pembelinya melibatkan anak-anak pelajar,” kata Dani.
Menurut dia, di seputaran Kherkof masih banyak yang menjual miras seperti arak dan miras oplosan. “Demi kenyamanan warga untuk menyambut bulan Ramadhan, saya harap penjual miras dan wanita malam segera diberantas oleh pihak berwenang. Jangan sampai warga sendiri yang bertindak,” tegas Dani. (MD Sumarna)



.png)








