Berita

Tahun 2019, Pemkab Garut Anggarkan Rp11 Miliar untuk Atasi Banjir

×

Tahun 2019, Pemkab Garut Anggarkan Rp11 Miliar untuk Atasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Uu Saepudin. (Foto: Antara)

GOSIPGARUT.ID — Pemerintah Kabupaten Garut telah menyiapkan dana sebesar Rp11 miliar untuk mengatasi masalah banjir akibat drainase buruk sehingga terjadi luapan air di sejumlah jalanan utama kawasan perkotaan.

“Tahun ini (2019) cuma Rp11 miliar, anggarannya bertahap, karena sangat terbatas,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Uu Saepudin kepada wartawan, Jumat (26/4/2019).

Ia menuturkan, pemerintah daerah terus mencari solusi persoalan banjir yang seringkali terjadi di beberapa titik kawasan perkotaan pada saat turun hujan deras.

Baca Juga:   Pemkab Garut Siapkan Asuransi Jiwa untuk Seribu Buruh Tani di 42 Kecamatan

Hasil kajian, kata Uu, banjir disebabkan sempitnya drainase sehingga saat turun hujan aliran air tidak tertampung, akibatnya air meluap ke jalan.

“Drainase harus diperbaiki karena dinilai sudah tak mampu menampung aliran air,” katanya.

Uu menyampaikan, upaya memperbaiki drainase itu membutuhkan dana yang cukup besar, sementara APBD Pemkab Garut anggarannya terbatas.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah mengusulkan pada tahun 2020 untuk dialokasikan dana sebesar Rp25 miliar dalam menyelesaikan semua drainase yang buruk di Garut.

Baca Juga:   600 PNS Pemkab Garut Dapat Sertifikat Uji Kompetensi

“Kita baru bisa fokus melakukan penanganan banjir di tahun anggaran 2020, diusulkan Rp25 miliar,” ujar Uu.

Ia menyebutkan, drainase yang perlu diperbaiki yakni Jalan Merdeka, Jalan Bratayuda dan Jalan Guntur yang seringkali diterjang banjir pada musim hujan.

“Tiga titik jalan itu semua drainasenya akan diperlebar sehingga bisa menampung air saat hujan turun,” kata Uu.

Baca Juga:   DPRD Jabar Minta KLHK Jelaskan Perubahan Status Kamojang dan Papandayan

Ia menambahkan, drainase yang baru dibangun nanti akan mengalir langsung ke Sungai Cimanuk sehingga kawasan perkotaan tidak akan dilanda banjir saat turun hujan.

“Selain memperbaiki drainase kita juga akan memperbaiki 18 irigasi yang saat ini fungsinya kurang maksimal,” kata Uu. (Ant/Gun)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *