GOSIPGARUT.ID — Sesama muslim diwajibkan untuk salin membantu. Begitulah alasan yang dilakukan Yayasan Hj Siti Jenab belakangan ini. Jelang Ramadhan 2019, yayasan yang beralamat di Kampung/Desa Sukarame, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut menggelar kegiatan khitanan massal dan bhakti “kadeudeuh” untuk warga sekitar yang kurang mampu.
Tahun ini merupakan tahun kedua Yayasan Hj Siti Jenab menggelar kegiatan sejenis.
Ketua Panitia acara yang juga merupakan keluarga besar Yayasan Hj. Siti Jenab, Ahmad Mulyana mengatakan untuk tahun ini ada 55 anak yang disunat, santunan kepada 170 anak yatim piatu, 150 bingkisan untuk anak anak pengajian, 475 sembako untuk para jompo dan bedah rumah sebanyak dua rumah.
“Ini adalah kegiatan murni sosial tanpa kepentingan apapun, kami sudah kedua kalinya menyelenggarakan kegiatan ini dan Insya Allah akan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya,” ujar Ahmad di sela-sela acara.

Dalam acara tersebut berkenan hadir, Wakil Bupati Garut, dr H Helmi Budiman yang secara simbolis mengunjungi anak yang sedang dikhitan serta secara simbolis memberikan bantuan kepada pemirsa yang hadir.
Wakil Bupati memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak yayasan yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini.
“Ini meruapakan contoh suri tauladan yang mudah mudahan bisa memberi motivasi kepada para pihak yang sudah mampu secara materi untuk ikut mengangkat harkat derajat warga yang tidak mampu dengan menyelenggarakan kegiatan sosial semacam ini,” ujar Helmi.
Acara puncak dari kegiatan itu adalah tabligh akbar yang menghadirkan penceramah Ust H Hari Sunarya S.Sos yang merupakan cucu dari almarhum Asep Sunandar Sunarya (Giriharja 4).
Ribuan warga Leles tumpah ruah hadir dalam acara tabligh akbar tersebut Mereka terpuaskan dengan ceramah yang disajikan, penuh makna mendalam namun disampaikan dalam humor yang berbobot. (Yuyus)



.png)












