Berita

Percepat Proses Relokasi Korban Longsor Talegong, Wabup Garut Ajak Warga Bergotongroyong

×

Percepat Proses Relokasi Korban Longsor Talegong, Wabup Garut Ajak Warga Bergotongroyong

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat meninjau lokasi tanah longsor di Kampung Legokbintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengajak semua warga bergotongroyong untuk mempercepat proses relokasi korban tanah longsor di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, agar mereka tidak berlama-lama bertahan di pengungsian.

“Kami mengajak semua warga sekitar untuk bergotong royong agar proses pembangunan rumah relokasi bisa cepat selesai,” kata dia, Minggu (23/2/2020).

Helmi menuturkan tim dari Pemkab Garut sudah meninjau langsung daerah dan rumah warga yang terdampak tanah longsor di Kampung Legokbintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong.

Baca Juga:   Bangun Jalan Desa dengan Dana Pribadi sejak 2010, Kontribusi Anita di Cilawu Diapresiasi Wabup Garut

Hasil peninjauan di lapangan, kata dia, daerah terdampak tanah longsor sudah harus dikosongkan, sedangkan seluruh warga yang menjadi korban bencana alam itu harus direlokasi ke daerah yang aman dari bencana serupa pada masa mendatang.

“Melihat kondisinya seperti itu, tentunya kami siap merelokasi semua warga di sana,” ujar Helmi.

Ia menyebutkan, 25 rumah warga dan satu masjid terdampak tanah longsor, sedangkan penghuninya sudah mengungsi ke rumah saudara dan tetangganya yang relatif aman dari longsor.

Baca Juga:   Kemeriahan Perayaan Imlek Mall@Alam Sutera Bertajuk ‘Year Of Fortune’

Pemkab Garut sudah melakukan kajian lokasi yang aman dari bencana dan siap mengalokasi anggaran untuk pembelian tanah dan pembangunan rumah.

“Kami harap relokasi dapat secepatnya diselesaikan agar warga tidak lagi mengungsi,” kata Helmi.

Ia menginstruksikan kepada BPBD Kabupaten Garut dan pemerintah desa setempat, jika tanah relokasi sudah dibeli untuk secepatnya dibangun rumah secara gotong royong.

Baca Juga:   Wisata Alam Garut Tidak Pernah Membosankan, Kata Wabup Helmi Budiman

“Memang prosesnya akan lama, tapi ditargetkan bisa selesai dua bulan, untuk itu harus kerja sama,” ujar Helmi.

Tanah longsor menerjang pemukiman rumah warga dan menyebabkan satu orang meninggal dunia akibat tertimbun bangunan dan tanah, Senin (17/2/2020). (Ant)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *